Categories: BERITA UTAMA

PKB Yahukimo Nyatakan Dukungan Hanya Untuk Didimus-Esau

Minta Polda Telusuri Pemalsuan Tandatangan

JAYAPURA – Ketua DPC PKB Kabupaten Yahukimo, Yorim Momiake S.IP menegaskan bahwa dalam Pilkada Kabupaten Yahukimo Partai PKB telah mengeluarkan surat B1KWK terhadap pasangan calon Didimus Yahuli yang berpasangan dengan Esau Miram. Penegasan ini untuk menepis adanya klaim dari pihak lain yang menyatakan maju diusung oleh PKB.

Yorim bahkan menerima surat dari DPP yang isinya pernyataan terkait penegasan DPP atas dukungan yang diberikan kepada Didimus – Esau. Selain itu PKB Yahukimo juga telah melapor ke Polda Papua terkait dugaan pemalsuan tandatangan ketua umum PKB untuk selanjutnya diusut.

Surat pernyataan tersebut bernomor 36421/DPP/01/VIII/2024 yang ditandatangani Ketum PKB, Muhaimin Iskandar dan Sekjend, Hasanuddin Wahid. Surat pernyataan ini berisi penjelasan bahwa SK DPP PKB Nomor 43374/DPP/01/VIII/2024 tentang persetujuan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Yahukimo periode 2024-2029 tidak berlaku dan dinyatakan palsu.

Kemudian memberikan persetujuan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Yahukimo Periode 2024 – 2029 yang berlaku adalah sebagaimana SK DPP PKB Nomor 33772/DPP/01/VIII/2024 tentang persetujuan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Yahukimo Periode 2024-2029. “Jadi surat pernyataan ini dibuat dan ditandatangani langsung oleh Pak Ketum, Muhaimi Iskandar dan ditandatangani pak Sekjend jadi kami pertegas bahwa dukungan PKB jelas sesuai isi surat tadi,” jelas Yorim saat ditemui di Entrop, Rabu (4/9).

Dikatakan selama 4 bulan pengurus DPC PKB Yahukimo mengupayakan  untuk mendorong lahirnya rekomendasi hingga mengawal pemaparan visi misi dan setelah final dan keluar hasil untuk kemudian didaftar ternyata ada yang mengklaim jika PKB berada pada pasangan Mesak Mirin dan Merlis Heselo. Disini Yorim menegaskan bahwa secara partai pihaknya masih di pasangan Didimus – Esau.

“Yang jelas partai sedang mendalami surat yang diterima Mesak dan Merlis termasuk siapa yang membuat. Sejatinya kami siap terima siapa saja namun karena DPP menyampaikan bahwa putusan ke Didimus-Esau maka kami amankan,” imbuhnya.   Polda Papua kata Yorim juga meminta SK salinan dari keduanya untuk dicocokkan dengan tandatangan yang otentik dari ketum. Disini Yorim memastikan dari silon dan fisik pihaknya bisa mempertanggungjawabkan putusan yang sudah dikeluarkan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Siapkan Pembangunan 14 Ribu Rumah Rakyat

Gubernur Papua Mathius D Fakhiri, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk…

2 hours ago

Dugaan Penimbunan BBM, Lima Kendaraan Diamankan

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan bahwa saat ini tim terpadu atau Garnisun terus…

3 hours ago

BPKAD Siapkan Lima Mobil Dinas Pimpinan OPD

Ia menambahkan, pada awal bulan lalu Pemkot Jayapura juga telah menyalurkan enam unit kendaraan dinas…

4 hours ago

“Suamiku dengan Temannya Terdampar di Sebuah Pulau, Katanya Masih Hidup”

Agus Salim dan Sa’di berangkat dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi menggunakan satu unit perahu…

5 hours ago

DKP Berharap Pembangunan Pelabuhan Perikanan Besar

Kepala DKP Papua Iman Djuniawal, mengatakan selama ini sebagian besar hasil tangkapan ikan di Wilayah…

6 hours ago

Transformasi Digital Kesehatan Berbasis AI Bisa Tekan Biaya Inflasi Medis

Dengan posisi sebagai ekonomi terbesar di kawasan dan anggota G20, ia menyebut bahwa Indonesia memiliki…

7 hours ago