

Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (Pembela HAM sedunia) Theo Hesegem
JAYAPURA – Pembela Hak Asasi Manusia (HAM), Theo Hesegem desak Kapolda Papua untuk menyebutkan siapa pihak ketiga yang bermain di kasus penyanderaan pilot Susi Air, Capten Philip Mark Mehrtens
Desakan Theo tersebut tak terlepas dari penyampaian Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, yang mengklaim adanya pihak ketiga yang bermain di kasus penyanderaan pilot Susi Air. Dimana pihak ketiga itu berusaha untuk terus menggagalkan upaya pembebasan.
“Harus terbuka pihak ketiga yang dimaksudkan siapa, jangan saling menuduh hingga membuat publik bertanya tanya selama ini. Terlebih kasus penyanderaan sudah satu tahun lebih namun pilot belum juga dibebaskan,” ucap Theo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (4/3).
“Harus sampaikan pihak ketiga yang terlibat namanya siapa, sehingga mereka juga merasa bertanggung jawab,” sambungnya.
Menurut Theo, jika yang dimaksudkan pihak ketiga adalah Benny Wenda atau Egianus Kogoya dan kawan kawannya. Maka mereka ini tidak bisa disebut sebagai pihak ketiga.
“Mereka ini kan terjerumus dengan kelompok penentuan nasib sendiri, berarti itu bukan pihak ketiga menurut saya. Harusnya secara jujur sampaikan saja ke publik bahwa pilot sedang berada di Nduga namun belum bisa dibebaskan lantaran medan yang sulit,” bebernya.
Page: 1 2
Korban mengembuskan napas terakhir di ruang ICU RSUD Biak pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 04.06…
Di atas kapal megah milik PT Pelni ini, ada 2 ribu penumpang yang ikut berlayar.…
Di balik performanya yang energetik, Paulus memiliki segudang pengalaman tempur dan rekam jejak yang tidak…
Ia menegaskan, salah satu indikator yang akan menjadi perhatian pemerintah pusat adalah kemampuan pemerintah daerah…
Menurut Fakhiri, seluruh kebutuhan dapur MBG ke depan harus dipasok dari hasil pertanian, perikanan, dan…
Menurut Andry, pertumbuhan ekonomi Papua saat ini menunjukkan penguatan aktivitas domestik yang semakin baik. Dari…