Categories: FEATURES

Pernah Terlibat Operasi Penumpasan Teroris Poso, Siap Ambil Tindakan Tegas Terukur

Mengenal Kompol Paulus Hilapok, Putra Asli yang Kini Pimpin Polsek Abepura

Kompol Paulus Hilapok resmi dilantik menjadi Kapolsek Abepura menggantikan pejabat lama Kompol Yulianus Samberi, usai Sertijab yang dipimpin Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., M.H., CPHR di Lapangan Apel Mapolresta Jayapura Kota, Selasa (19/5). Seperti apa sosok Paulus Hilapok ini?

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Sosok pemimpin muda kembali mencuri perhatian di jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Papua. Di usianya yang tergolong masih muda, yaitu 37 tahun, Komisaris Polisi(Kompol) Paulus Hilapok telah dipercaya menjabat sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Abepura.

Di balik performanya yang energetik, Paulus memiliki segudang pengalaman tempur dan rekam jejak yang tidak main-main. Sebelum berlabuh di Kota Jayapura untuk menjaga keamanan masyarakat Abepura, Kompol Paulus Hilapok telah menempa diri selama belasan tahun di satuan elite kepolisian Republik Indonesia.
Ia menghabiskan sebagian besar masa dinasnya di Markas Komando (Mako) Korps Brimob Polri, di Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Di sanalah mental, fisik, dan keahlian taktisnya dibentuk menjadi seorang prajurit bhayangkara tangguh.

Rekam jejak penugasan pria yang akrab akrab disapa Paul semasa kecilnya itu, dipenuhi dengan berbagai operasi berisiko tinggi. Pengalamannya membentang dari wilayah barat hingga timur Indonesia, menghadapi berbagai ancaman keamanan negara yang krusial. Beberapa catatan operasi penting yang pernah dipimpin dan diikuti olehnya antara lain: terlibat langsung dalam operasi penumpasan kelompok teroris di wilayah Poso, Sulawesi Tengah, yang dikenal memiliki medan berat dan risiko tinggi.

Selain itu, ia juga terlibat aktif dalam penanganan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Ikut serta dalam operasi pengamanan dan penegakan hukum terhadap KKB di tanah kelahirannya, Papua, menjadi ujian tersendiri bagi pria kelahiran Wamena, Papua Pegunungan itu selama bertugas. Keahliannya sebagai personel Brimob tidak terbatas pada kontak senjata. Ia juga memiliki spesialisasi dalam bidang penjinakan bom, sebuah tugas yang menuntut presisi, ketenangan luar biasa, dan keberanian di atas rata-rata, yang menuntut ketenangan tingkat tinggi dan akurasi tanpa celah, karena salah sedikit nyawa menjadi taruhannya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pelaku Dijerat  Pasal 111,  Barang Bukti Ganja Dimusnahkan

   Barang bukti ganja yang dimusnahkan merupakan hasil penyitaan personel Sat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota…

9 minutes ago

Izin Pembangunan SPBU di Papua Harusnya Dipermudah

Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Papua berharap pemerintah daerah terus mempermudah…

1 hour ago

Pemkot Siapkan Usulan Bantuan Rumah ke Kementerian

   Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengatakan pendataan tersebut dilakukan melalui Dinas…

3 hours ago

Tekankan Pengabdian dan Loyalitas kepada Institusi

Kapolres mengatakan, sertijab tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk…

4 hours ago

KKSS Keerom Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kampung Nelayan

Bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar para korban, yakni berupa beras, mi instan,…

5 hours ago

Alat Berat Terbatas, Cetak Sawah Papua Masih Lambat

Program cetak sawah 2026 di tanah Papua masih menghadapi persoalan dalam pelaksanaannya. Meski target telah…

6 hours ago