Selain istri, dua orang anak Bonisius yang kini masih bersekolah dan satu lainnya yang sudah berkeluarga pun harus kehilangan sosok sang ayah.
Peristiwa ini mendapat perhatian dari masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, yang telah berdomisili di Kabupaten Mimika. Wakil Kepala Suku Kepulauan Aru Kabupaten Mimika, Hariyanto Laelaen, menyatakan duka mendalam atas kehilangan salah satu anggota masyarakatnya.
“Kami sangat terpukul dengan keadaan ini karena kehilangan masyarakat Aru yang ada di Kabupaten Mimika,”
Ia pun menyerukan keadilan terhadap keluarga korban dengan mendesak aparat kepolisian agar segera mengejar pelaku dan menindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.
“Saya berharap pihak keamanan secepatnya untuk mendapatkan pelaku dan diproses secara hukum yang berlaku,” ujarnya. “Masyarakat Aru menanti langkah cepat aparat untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kematian Bonisius,” tutupnya.
Selain mendiang Bonisius Gaitian yang ditemukan mengenaskan dengan kepala terpisah dari badan, di waktu yang sama pada Selasa siang warga kembali menemukan seorang pengemudi roda dua yang diduga berprofesi sebagai tukang ojek dalam kondisi tak bernyawa. Ironisnya, saat itu, korban ditemukan tergeletak dengan keadaan tangan patah, disertai beberapa luka di tubuhnya, mulai dari pelipis mata, pinggang, tulang belakang, dan leher.
Jasadnya ditemukan tergeletak di kompleks belakang Keuskupan Timika, tepatnya di pertigaan jalan tembus Jalan Wage Rudolf Soepratman (WR Soepratman). Aparat kepolisian pun mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mayat mendiang Jesy pun dievakuasi ke RSUD Mimika setelah sebelumnya evakuasi jasad mendiang Bonisius Gaitian lebih dulu dilakukan.
Setelah dilakukan pemulasaran jenazah terhadap jenazah kedua korban, pihak keluarga dan kerabat korban lalu membawa jenazah menuju ke Sentra Pelayanan Polres Mimika di Jalan Cenderawasih.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggandeng PT Taspen (Persero) dan Bank Mandiri Taspen untuk membekali Aparatur…
Kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat, 19 Juni 2026, melibatkan sebuah truk Toyota Dyna Long bernomor…
Jujuk Rianto menjelaskan, hingga saat ini pemerintah provinsi belum dapat menghitung potensi pendapatan yang akan…
Ketua Tim Kuasa Hukum dari Ludya E Logo, Yulianto, SH, MH menyatakan Praperadilan ini dilakukan…
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…