Selain istri, dua orang anak Bonisius yang kini masih bersekolah dan satu lainnya yang sudah berkeluarga pun harus kehilangan sosok sang ayah.
Peristiwa ini mendapat perhatian dari masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, yang telah berdomisili di Kabupaten Mimika. Wakil Kepala Suku Kepulauan Aru Kabupaten Mimika, Hariyanto Laelaen, menyatakan duka mendalam atas kehilangan salah satu anggota masyarakatnya.
“Kami sangat terpukul dengan keadaan ini karena kehilangan masyarakat Aru yang ada di Kabupaten Mimika,”
Ia pun menyerukan keadilan terhadap keluarga korban dengan mendesak aparat kepolisian agar segera mengejar pelaku dan menindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.
“Saya berharap pihak keamanan secepatnya untuk mendapatkan pelaku dan diproses secara hukum yang berlaku,” ujarnya. “Masyarakat Aru menanti langkah cepat aparat untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kematian Bonisius,” tutupnya.
Selain mendiang Bonisius Gaitian yang ditemukan mengenaskan dengan kepala terpisah dari badan, di waktu yang sama pada Selasa siang warga kembali menemukan seorang pengemudi roda dua yang diduga berprofesi sebagai tukang ojek dalam kondisi tak bernyawa. Ironisnya, saat itu, korban ditemukan tergeletak dengan keadaan tangan patah, disertai beberapa luka di tubuhnya, mulai dari pelipis mata, pinggang, tulang belakang, dan leher.
Jasadnya ditemukan tergeletak di kompleks belakang Keuskupan Timika, tepatnya di pertigaan jalan tembus Jalan Wage Rudolf Soepratman (WR Soepratman). Aparat kepolisian pun mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mayat mendiang Jesy pun dievakuasi ke RSUD Mimika setelah sebelumnya evakuasi jasad mendiang Bonisius Gaitian lebih dulu dilakukan.
Setelah dilakukan pemulasaran jenazah terhadap jenazah kedua korban, pihak keluarga dan kerabat korban lalu membawa jenazah menuju ke Sentra Pelayanan Polres Mimika di Jalan Cenderawasih.
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Budi P. Yokhu, memimpin langsung sidak penertiban…
Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, menyatakan bahwa ketertutupan informasi ini menabrak aturan. Merujuk pada…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…