Categories: BERITA UTAMA

Hingga Juli 2025, Ada 119 Janda Baru di Timika

Dari Judi, Ekonomi hingga KDRT Penyebab Gugatan Cerai

MIMIKA – Proses pengaduan perceraian di Pengadilan Agama Mimika belakangan ini cukup tinggi. Beberapa penyebab diantaranya karena faktor ekonomi, perjudian hingga tindak kekerasan dalam rumah tangga yang memicu protes hingga lahir gugatan cerai.

Tercatat sepanjang Januari hingga Juli 2025, Pengadilan Agama (PA) Mimika, telah menangani sebanyak 154 perkara. Hal ini disampaikan Humas PA Mimika, Muhtar Hak saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat, 1 Agustus 2025. Muhtar menerangkan, dari 154 perkara tersebut tak hanya soal perceraian baik gugat maupun talak, namun ada juga jenis perkara yang lain.

Diantaranya yakni Ta’iik Talak, Dispensasi Kawin, Isbat Nikah, Perwalian Anak, Penguasaan Anak, Nafkah Anak, Waris dan Asal Usul Anak. Pada bulan Januari, tercatat sekitar 26 perkara. Kemudian, pada bulan Februari sebanyak 21 perkara, pada bulan Maret 9 Perkara, April 24, Mei 18, Juni 18 dan Juli sebanyak 38 perkara.

Untuk perceraian sendiri, kata Muhtar disebabkan oleh banyak faktor. Namun yang mendominasi adalah pertengkaran terus menerus. “Banyak faktor penyebab perceraian di Mimika, namun rata-rata dan kebanyakan dikarenakan pertengkaran terus menerus, hingga ada indikasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),” ungkap Muhtar.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Korupsi Aerosport Mimika Berujung Setoran Rp26,3 Miliar

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…

10 hours ago

Dishub Tolikara Buka Akses Penerbangan Bersubsidi, Empat Distrik Terlayani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…

17 hours ago

Ratusan ASN Pemkab Biak Numfor Diwajibkan Ikuti Ujian Profiling

Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…

18 hours ago

Massa Tolak MBG dan Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…

19 hours ago

74 BTS di Keerom Sudah Mengudara

Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…

20 hours ago

OPD Diminta Rampungkan RKPD dan RKA Tepat Waktu

Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…

21 hours ago