

TERGELINCIR – Kondisi pesawat Smart Cakrawala Aviation dengan nomor penerbangan PK-SNB yang tergelincir di Bandara Udara Kenyam Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Jumat (4/8) sekira pukul 09.35 WIT kemarin. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. (FOTO: Humas Polda)
JAYAPURA – Sebuah pesawat Smart Cakrawala Aviation dengan nomor penerbangan PK-SNB tergelincir di Bandara Udara Kenyam Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Jumat (4/8) sekira pukul 09.35 WIT.
Pesawat yang dipiloti Capt. Herland Rumpoko dan teknisi bernama Aris Kurniawan ini terbang kosongan dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Bandara Kenyam Kabupaten Nduga.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, membenarkan kejadian tersebut.
Kabid Humas mengatakan pesawat tersebut rencananya akan menjemput penumpang di Bandara Kenyam dan pada saat landing pesawat tiba-tiba tergelincir keluar jalur Bandara. Bagian ujung pesawat ini menempel dengan saluran drainase dimana di seberangnya terdapat rumah warga.
“Ketika landing, tiba-tiba pesawat tergelincir keluar dari jalur bandara. Namun untungnya dari kecelakaan tergelincirnya pesawat Smart Aviation tersebut tidak terdapat korban jiwa,” ujar Kombes Benny. Menurut Kombes Benny, Polres Nduga bersama Satgas Damai Cartenz serta otoritas terkait saat ini masih menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan pesawat tersebut.
“Kejadian tergelincirnya pesawat Smart Aviation tidak mengganggu aktifitas penerbangan di Bandara Kenyam. Saat ini pesawat tersebut masih berada di pinggir Bandara dan mendapat pengamanan oleh aparat keamanan,” ujarnya.
Kedua awak pesawat baik Pilot maupun crew pasca kejadian langsung dievakuasi ke RSUD Kabupaten Nduga untuk mendapatkan perawatan intensif oleh medis. “Sampai saat ini semua masih normal dan penerbangan lain masih beroperasi seperti biasa,” tutupnya.
Terpisah, Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav Herman Taryaman, SIP MH membenarkan kejadian tersebut. “Pesawat Smart Air tergelincir diakibatkan karena medan pendaratan yang mengalami gangguan akibat pengaruh cuaca,”kata Kapendam dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/8).
Lanjutnya, pesawat Smart Air tersebut kini sudah berhasil ditarik ke Apron, dan aktivitas di bandara Kenyam sudah berjalan normal kembali. “Pesawat Smart Air yang tergelincir, sedang melaksanakan misi sosial kemanusiaan. Saat ini pesawat sudah bisa ditarik ke Apron, dan bandara dapat difungsikan kembali,”jelas Kolonel Herman. (ade/ryu/wen)
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…
anitia Pelaksana (Panpel) Persipura Jayapura memastikan pengamanan laga terakhir Persipura menjamu Persiku Kudus di Stadion…