

Warga binaan Lapas Kelas II A Abepura bersalam-salaman usai melakukan salat ied di musholla Lapas Abepura Minggu (30/3) (Foto: Lapas Abepura)
JAYAPURA – Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum yang ditunggu oleh seluruh umat Muslim di seluruh dunia tak terkecuali di Papua dan juga warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas ll Abepura, Kota Jayapura. Dihari raya tersebut mereka memiliki kesempatan untuk mendapatkan pemotongan masa pidana.
Tetcatat pada Idul Fitri 1446 H kali ini, Lapas kelas ll Abepura memberikan Remisi Khusus (RK) kepada 111 warga binaan yang beragama Islam. RK tersebut terbagi menjadi dua kategori, yaitu RK I sejumlah 111 warga binaan, sementara untuk RK II sejumlah 0 warga binaan yang langsung bebas.
“Jadi kalau RK l itu tidak langsung bebas, RK ll langsung bebas. Tapi, tahun ini tidak ada remisi khusus yang langsung bebas,” jelas Kepala lapas (Kalapas) Kelas IIA Abepura, Badarudin, ketika dihubungi Cenderawasih Pos,” Kamis (3/4).
Besaran remisi yang diberikan bervariasi, mulai dari 15 hari, 1 bulan, hingga 2 bulan. Mereka semua mendapatkan remisi karena telah memenuhi syarat administratif dan substantif yang ditetapkan. Kalapas Kelas IIA Abepura, menyampaikan bahwa RK merupakan bentuk perhatian dari pemerintah terhadap warga binaan yang telah memenuhi syarat.
“Remisi khusus atau sering kali kita sebut RK merupakan salah satu bentuk apresiasi pemerintah terhadap warga binaan yang telah memenuhi syarat secara administratif dan substantif berupa menjalankan pembinaan dengan baik dan tidak membuat permasalahan atau melanggar tata tertib di Lapas,” terang Badarudin.
Karena itu Bahrudin berharap bahwa momen Idul Fitri ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan Muslim yang mendapatkan RK untuk terus menjalankan pembinaan dengan baik hingga waktu bebasnya tiba. Total keseluruhan warga binaan yang beragama muslim di Lapas Abepura sendiri berjumlah 165 orang.
Diwaktu yang sama Kalapas Klas II A Abepura, menyampaikan bahwa pihaknya selama lebaran membuka waktu besuk bagi keluarga warga binaan selama lebaran dari pukul 08.30-16.00 WIT.
Keluarga boleh datang membesuk saat jam besukan dibuka. Ini sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…