

Pegawai sekretariat melepas spanduk yang dipasang di depan pintu ruang sekwan DPRP
JAYAPURA – Disaat puluhan anggota DPR Papua melakukan protes terhadap fakumnya aktifitas di DPRP ternyata hanya selang beberapa saat spanduk yang menutupi pintu ruang Sekwan langsung dilepas. Ternyata aksi anggota DPRP ini tidak sepenuhnya dianggap benar.Apalagi sampai memalang atau menutup pintu sekretaris DPRP. “Kami dari Forum PNS Sekretariat DPR Papua, tidak terima dengan penutupan paksa pimpinan kami sebab sekretariat hadir untuk melayani pimpinan dewan dan ada banyak pekerjaan yang berhubungan dengan kesekretariatan yang tetap harus berjalan,” kata Anderson Waroy, Rabu (5/4).
Pernyataan Anderson ini juga didukung pegawai lainnya dengan langsung mencopot spanduk yang menutupi pintu ruangan kerja Bu Sekwan. Hingga sore ini beberapa anggota DPRP sudah meninggalkan gedung DPRP meski sebelumnya sempat menyatakan akan tetap menunggu pimpinan DPRP di ruangan hingga malam. (ade/wen)
Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…
Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…
“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…
Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…
Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…
Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…