

Pegawai sekretariat melepas spanduk yang dipasang di depan pintu ruang sekwan DPRP
JAYAPURA – Disaat puluhan anggota DPR Papua melakukan protes terhadap fakumnya aktifitas di DPRP ternyata hanya selang beberapa saat spanduk yang menutupi pintu ruang Sekwan langsung dilepas. Ternyata aksi anggota DPRP ini tidak sepenuhnya dianggap benar.Apalagi sampai memalang atau menutup pintu sekretaris DPRP. “Kami dari Forum PNS Sekretariat DPR Papua, tidak terima dengan penutupan paksa pimpinan kami sebab sekretariat hadir untuk melayani pimpinan dewan dan ada banyak pekerjaan yang berhubungan dengan kesekretariatan yang tetap harus berjalan,” kata Anderson Waroy, Rabu (5/4).
Pernyataan Anderson ini juga didukung pegawai lainnya dengan langsung mencopot spanduk yang menutupi pintu ruangan kerja Bu Sekwan. Hingga sore ini beberapa anggota DPRP sudah meninggalkan gedung DPRP meski sebelumnya sempat menyatakan akan tetap menunggu pimpinan DPRP di ruangan hingga malam. (ade/wen)
arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…
Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…
Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…
Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…
Penangguhan ini memicu kekhawatiran atas keberlangsungan distribusi nutrisi bagi masyarakat di wilayah tersebut. Krisis operasional…