Categories: MERAUKE

Motif Pengeroyokan Anggota Brimob Karena Tersinggung

Juga Kedua Pelaku dalam Kondisi Mabuk

MERAUKE-  Kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh dua pemuda AAI (16) dan AMP (19) terhadap anggota Brimob, Baraka Geradus K. Sangga Manggop yang menyebabkan tulang tangan kanan  patah dan luka di kepala akibat tebasan parang, hanya karena kedua tersangka tersebut merasa tersinggung.

Kedua  tersangka tersebut merasa tersinggung saat korban datang ke rumah salah satu pelaku tersebut dan memanggil-manggil nama teman korban, yang saat itu kedua pelaku dalam keadaan  pengaruh minuman keras.

‘’Motif pengeroyokan yang dilakukan oleh kedua tersangka itu karena merasa tersinggung dan dalam keadaan mabuk atau pengaruh minuman keras,’’ kata Kasat Reskrim, Iptu Haris Baltasar Nasution, STK, SIK  saat menggelar konferensi pers, Selasa (4/4), kemarin.   

    Kasus pengeroyokan yang dialami korban terjadi di Binaloka, Kelurahan Samkai Merauke,  Sabtu (1/4) sekitar pukul 21.00 WIT di rumah salah satu tersangka tersebut. Berawal saat hendak pulang ke Mako Brimob dan menjemput temannya yang ada di rumah tersebut.

Kemudian korban memanggil temannya tersebut. Namun yang keluar dari dalam rumah kedua pelaku tersebut, di mana salah satunya membawa parang.  Selanjutnya sempat terjadi adu mulut.

Lalu kedua tersangka tersebut mengeroyok korban dengan menggunakan tangan dan alat tajam tersebut.  Akibatnya tulang tangan kanan korban patah dan luka di kepala. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kunci utama Keberhasilan Tugas Adalah Memahami Struktur Sosial dan Kearifan Lokal

Disisi lain, suhu udara dingin yang menusuk tulang dan keterbatasan akses jaringan komunikasi kerap menjadi…

2 hours ago

Dishub Jayapura Kelola Dana Otsus Rp2 Miliar untuk Speedboat Masyarakat Pesisir

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayapura mengelola dana Otonomi Khusus (Otsus) sebesar Rp2 miliar pada 2026.…

3 hours ago

Ada Penambahan Dapur SPPG Untuk 3 Kabupaten di Papua Pegunungan

Kepala BGN Papua Pegunungan Wahyu Adi Pratama menyatakan aktivasi ini diberikan kepada setiap SPPG yang…

9 hours ago

Kemarau di Merauke Diprediksi hingga Akhir Tahun

Kondisi tersebut disampaikan dalam penjelasan terkait perkembangan cuaca dan iklim di wilayah Papua Selatan, menyusul…

19 hours ago

Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan

Wakil Gubernur Papua Barat Daya mengatakan tanah yang telah diwakafkan harus memiliki dokumen hukum yang…

20 hours ago

Perawat Diminta Siap Mengabdi di Daerah Terpencil

Para mahasiswa keperawatan diminta tidak hanya mengejar profesi, tetapi juga memiliki semangat pengabdian dan kesiapan…

21 hours ago