

Calon Gubernur, Benhur Tomi Mano (kiri) saat berbincang dengan Wali Kota, Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota, Rustan Saru pada acara ramah tamah di Halaman Kantor Wali Kota Jayapura Senin, (3/3) (Karel Cepos)
JAYAPURA-Setelah mengikuti kegiatan ret-ret di Magelang, Wali Kota Jayapura Abisasi Rollo (ABR) bersama Wakil Wali Kota Rustan Saru kembali ke Kota Jayapura untuk memulai tugasnya. Keduanya tiba di Bandara Sentani, Senin (3/3), dan disambut oleh rombongan relawan serta koalisi dari enam partai pengusung.
Sepanjang perjalanan dari Kabupaten Jayapura, pasangan ABR-Harus (sapaan akrab Abisasi Rollo dan Rustan Saru) disambut meriah oleh masyarakat, termasuk anak-anak sekolah. Setibanya di Kantor Wali Kota Jayapura, mereka langsung menggelar acara ramah tamah dengan para relawan di halaman kantor tersebut.
Acara ini juga dihadiri oleh mantan Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano (BTM), yang turut menyambut kedatangan ABR-Harus. Dalam sambutannya, Abisasi Rollo menyampaikan pengalamannya selama dua kali mengikuti Pilkada namun gagal karena dikalahkan oleh BTM.
“Dua kali ikut kontestasi tapi kalah karena Pak BTM menang dua periode. Saya anggap itu kemenangan tertunda,” ujarnya disambut tawa. Namun ia tetap mensyukuri karena kemenangan tertundanya ini dijawab dengan pelantikan di istana negara.
Menurutnya pengalamannya itu hampir sama dengan situasi yang dialami BTM saat ini. Meski BTM memenangkan Pilkada kemarin, namun Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Menurut ABR, PSU ini merupakan kemenangan tertunda bagi BTM untuk menjadi Gubernur Papua.
“Ini kemenangan tertunda bagi BTM. Kalau saya Wali Kota Jayapura, Puji Tuhan BTM Gubernur Papua,” tegasnya disambut riuh tepuk tangan.
Disini ABR mengajak seluruh lawan politiknya untuk tidak lagi pesimis, melainkan bersatu demi masa depan Kota Jayapura. “Sudahlah, tidak ada lagi lawan politik. Kita semua satu untuk Kota Jayapura. Saya ajak kita semua, ayo kumpul dan satukan pikiran untuk masa depan Kota Jayapura,” ajaknya.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…