

"Berdasarkan hasil Monitoring Musim Hujan 2024/2025 dasarian III Desember 2024, wilayah Papua yang berada dalam zona musim saat ini memasuki periode musim penghujan," ujar Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik BMKG Wilayah V Jayapura, Ezri Ronsumbre ketika dihubungi Cenderawasih Pos
JAYAPURA – Hujan deras yang mengguyur Kota Jayapura, Senin, 3 Januari 2025 malam menyebabkan terjadi genangan yang mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Wilayah-wilaya tergenang dipicu hujan deras ini cukup merata di seluruh Kota Jayapura. Dilaporkan pula, hujan deras disertai angin kencang ini juga menyebabkan terjadinya pohon tumbang di sejumlah lokasi.
Banjir pun menggenangi ruas-ruas jalan protokol dan komplek perumahan warga. Seperti yang terjadi di Jalur menuju kantor walikota atau di pintu keluar terminal lama Entrop, di PTC, CV Thomas, Komplek SMA 4 dan di wilayah Abepura terjadi genangan setinggi 20-30 cm yang mengganggu arus lalu lintas.
Terlihat beberapa kendaraan roda dua mogok ditengah jalan akibat terkena banjir akibat dari tingginya curah hujan di Kota Jayapura. Namun, genangan tampaknya cepat surut setelah intensitas hujan turun.
Menangapi itu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura melalui Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik, Ezri Ronsumbre kepada Cenderawasih Pos pada, Senin (3/1) malam mengatakan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan masih terus terjadi beberapa waktu kedepan.
Sementara itu berdasarkan pengamatan Stasiun Meteorologi Dok II Jayapura tertakar 53,8 mm. Untuk konsentrasi hujan terjadi di sekitar Jayapura Selatan, Abepura hingga Heram. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga terjadi di sekitar Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom.
“Hingga pukul 23. 00 Wit , hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terus terjadi, Balai Besar MKG wilayah V terus memperbaharui informasi peringatan dini cuaca ekstrim terkini,” jelas Ezri melalui keterangan tertulisnya, Senin (3/2) malam. Karena itu BMKG menghimbau warga yang tinggal diwilayah rawan bencana seperti bantaran sungai ataupun kaki gunung, perbukitan agar lebih meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan tinggi masih terus berlangsung.
“Jauhi wilayah yang berpotensi terjadi dampak signifikan seperti banjir, longsor ataupun pohon tumbang,” ujarnya. Disampaikannya bahwa saat ini Jayapura dan sekitarnya berada dalam periode puncak musim penghujan, sehingga atmosfer lbh sensitif dan gangguan atmosfer skala harian dapat meningkatkan pertumbuhab awan hujan yang sebabkan curah hujan tinggi.
Menangapi itu Balai Besar MKG wilayah V telah melakukan rapat koordinasi bersama BPBD se-Provinsi dan Kabupaten Kota di Papua pada sabtu, 1 Februari 2025 kemarin. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dampak hujan ekstrim pada periode Februari 2025. (kar)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, memastikan akan tetap berseragam Merah Hitam untuk kompetisi Championship musim…
Bek asing Persipura Jayapura, Arthur Vieira mengaku sudah sangat nyaman dengan tim Persipura. Meski hanya…
Film yang disutradarai Ronny Gani itu menghadirkan kisah inspiratif tentang pemeran utama Putra, bocah 13…
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…