Categories: BERITA UTAMA

Waspada, Jayapura Dalam Puncak Musim Penghujan

JAYAPURA – Hujan deras yang mengguyur Kota Jayapura, Senin, 3 Januari 2025 malam  menyebabkan terjadi genangan yang mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Wilayah-wilaya tergenang dipicu hujan deras ini cukup merata di seluruh Kota Jayapura. Dilaporkan pula, hujan deras disertai angin kencang ini juga menyebabkan terjadinya pohon tumbang di sejumlah lokasi.

Banjir pun menggenangi ruas-ruas jalan protokol dan komplek perumahan warga. Seperti yang terjadi di Jalur menuju kantor walikota atau di pintu keluar terminal lama Entrop, di PTC, CV Thomas, Komplek SMA 4 dan di wilayah Abepura terjadi genangan setinggi 20-30 cm yang mengganggu arus lalu lintas.

Terlihat beberapa kendaraan roda dua mogok ditengah jalan akibat terkena banjir akibat dari tingginya curah hujan di Kota Jayapura. Namun, genangan tampaknya cepat surut setelah intensitas hujan turun.

Menangapi itu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura melalui Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik, Ezri Ronsumbre kepada Cenderawasih Pos pada, Senin (3/1) malam mengatakan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan masih terus terjadi beberapa waktu kedepan.

Sementara itu berdasarkan pengamatan Stasiun Meteorologi Dok II Jayapura tertakar 53,8 mm. Untuk konsentrasi hujan terjadi di sekitar Jayapura Selatan, Abepura hingga Heram. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga terjadi di sekitar Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom.

“Hingga pukul 23. 00 Wit , hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terus terjadi, Balai Besar MKG wilayah V terus memperbaharui informasi peringatan dini cuaca ekstrim terkini,” jelas Ezri melalui keterangan tertulisnya, Senin (3/2) malam. Karena itu BMKG menghimbau warga yang tinggal diwilayah rawan bencana seperti bantaran sungai ataupun kaki gunung, perbukitan agar lebih meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan tinggi masih terus berlangsung.

“Jauhi wilayah yang berpotensi terjadi dampak signifikan seperti banjir, longsor ataupun pohon tumbang,” ujarnya. Disampaikannya bahwa saat ini Jayapura dan sekitarnya berada dalam periode puncak musim penghujan, sehingga atmosfer lbh sensitif dan gangguan atmosfer skala harian dapat meningkatkan pertumbuhab awan hujan yang sebabkan curah hujan tinggi.

Menangapi itu Balai Besar MKG wilayah V telah melakukan rapat koordinasi bersama BPBD se-Provinsi dan Kabupaten Kota di Papua pada sabtu, 1 Februari 2025 kemarin. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dampak hujan ekstrim pada periode Februari 2025. (kar)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

5 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

6 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

7 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

8 hours ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

9 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

21 hours ago