“Dari hasil pertemuan tersebut kemungkinan hari Rabu, 5 Februari 2025 atau Kamis, 6 February kita berencana akan mengundang pemerintah daerah dalam hal ini walikota dan Kapolresta, pihak adat dan ibu Sarah Kaigere untuk sama-sama melakukan pertemuan untuk mencari solusi,” ungkap Max.
Lanjutnya menjelaskan, TPU Buper adalah fasilitas umum jadi, diharapkan kedepannya adalah aktifitas di TPU tersebut dapat berjalan kembali normal seperti biasanya. Sementara untuk hal-hal lain terkait permasalahan tersebut bisa melalui jalur hukum atau pengadilan.
“Harapan kami disini adalah pihak Pemda Kota dan Polresta Jayapura Kota harus mengambil langkah lebih cepat supaya permasalahan ini tidak berlarut-larut. Tetapi kita akan panggil di hari Rabu atau Kamis,” jelasnya.
Karena itu ia kembali berharap, sebelumnya sebelum bulan suci Ramadhan Pemalangan di TPU telah dibuka. “Harapan kami begitu, jangan sampai mengganggu aktifitas lainnya,” tutup Max. (kar/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Warga setempat menyebut mereka anak jantung kota, sebutan sayang bagi anak jalanan. Mereka tumbuh…
Andi, salah seorang sopir truk yang mengantre solar, mengaku kehadiran personel kepolisian sangat membantu. Menurutnya,…
Sejak tim memulai latihan bersama, Boaz terlihat masih melakukan latihan terpisah di pinggir lapangan dan…
Takuya rencananya akan dipinjamkan ke salah satu kontestan Liga 2. Artinya Persipura mencari pengganti gelandang…
Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, dipastikan bertahan dan kembali membela tim untuk musim kompetisi Liga…
Seluruh pihak harus bersama-sama mendorong lahirnya generasi muda yang bangga terhadap identitas dan warisan…