Velix juga mengaku pemerintah sedang menunggu kesepakatan dari kedua kelompok masyarakat ini untuk tidak lagi saling serang karena akibat dari konflik yang terjadi sejak sabtu minggu kemarin, menimbulkan beberapa kerugian material, aktifitas pelayanan masyarakat seperti sekolah dan puskesmas diwilayah tersebut juga harus tutup sampai kehilangan nyawa.
“Pemerintah disini sebagai penengah untuk menyelesaikan masalah ini, mencari solusi yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini agar sehingga pembangunan honai besar Papua Pegunungan ini tidak terhambat,” jelasnya.
Sementara itu Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, SIK menyatakan hingga saat ini Polres Jayawijaya masih terus menyiagakan personilnya di Ilekma dan Honelama atas, dua tempat ini menjadi lokasi bentrok ini dilakukan agar mengantisipasi apabila ada penyerangan dari salah satu kelompok.
“Kita tetap antisipasi seperti biasa sampai ada kesepakatan dari kedua kelompok ini untuk mengakhiri konflik yang terjadi diantara mereka,” tutupnya. (jo/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ada satu pekerjaan besar yang kini menanti di meja Direktur Utama PT Irian Bhakti Papua,…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan, pihaknya telah menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran yang terjadi…
Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus P. Siregar mengatakan, uji coba ini merupakan bagian…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika mengimbau warga untuk tidak menampung maupun mengonsumsi air…
Langkah peninjauan langsung ini dilakukan oleh wakil walikota Jayapura itu guna mengevaluasi kualitas pelayanan…
Menurut Rustan, pihaknya meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM agar mendukung…