Categories: BERITA UTAMA

Korban Ledakan Bom di Biak Bertambah

Ditemukan Sejumlah Bunker, Lima Jenasah Dikubur Satu Liang

JAYAPURA–Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan yang diduga berasal dari bom sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II di Kabupaten Biak Numfor kembali bertambah. Seorang perempuan bernama Mina Puadi (51), warga Kompleks Perikanan, Jalan Walter Monginsidi, Distrik Biak Kota, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Biak.

Korban mengembuskan napas terakhir di ruang ICU RSUD Biak pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 04.06 WIT. Sebelumnya, korban sempat menjalani operasi dan mendapatkan penanganan medis akibat luka berat yang dideritanya saat insiden ledakan terjadi. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengatakan berdasarkan hasil observasi dokter dan tindakan operasi yang dilakukan, korban mengalami cedera serius berupa patah tulang rusuk serta pendarahan hebat pada organ limpa.

“Berdasarkan hasil observasi dokter dan tindakan operasi yang telah dilakukan, korban diketahui mengalami cedera parah berupa patah tulang rusuk serta pendarahan hebat pada organ limpa,” kata Cahyo di Jayapura, Selasa (2/6).

Menurutnya, cedera fatal tersebut terjadi setelah korban tertimpa tiang rumah dan motor tempel yang tergantung di dinding rumah saat ledakan dahsyat itu terjadi pekan lalu.

Sementara itu, Tim Penjinak Bom (Jibom) dan Den Gegana Sat Brimob Polda Papua dijadwalkan kembali melakukan penyisiran lanjutan di lokasi kejadian. Penyisiran difokuskan pada area Ring 1 atau titik utama tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan tidak ada lagi bahan peledak berbahaya yang tersisa. Dari hasil olah TKP sebelumnya, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan ledakan tersebut. Di antaranya dua selongsong proyektil berukuran 105 mm M760 buatan Amerika Serikat.

Bupati Biak, Markus Octovianus Mansnembra yang hadir di lokasi menyalami keluarga duka.(Viktor Palembangan)

Kedua selongsong ditemukan dalam kondisi terbuka dan kosong, dengan bekas potongan yang diduga menggunakan gergaji atau gerinda. “Petugas masih melakukan pendalaman terkait temuan dua selongsong proyektil tersebut,” ujar Cahyo.

Selain itu, tim juga menemukan satu granat nanas di sekitar lokasi kejadian yang telah berhasil dimusnahkan secara aman oleh petugas. Tak lama kemudian, petugas kembali menemukan satu granat serupa di area sekitar TKP.

Namun, proses disposal atau pemusnahan granat kedua sempat ditunda karena kondisi di lapangan tidak memungkinkan. “Tindakan disposal sempat tertunda karena terkendala kondisi waktu yang sudah malam, posisi granat yang terselip di antara bebatuan, serta kondisi air yang mulai pasang,” jelasnya.

Untuk mempercepat pengungkapan kasus, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua bersama Tim Bidang Laboratorium Forensik (Bid Labfor) Polda Papua diberangkatkan dari Jayapura menuju Biak pada selasa pagi.

Tim yang dipimpin langsung oleh Dirreskrimum Polda Papua itu akan memperkuat proses olah TKP secara mendalam, termasuk mengamankan dan mengidentifikasi seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi ledakan. Di sisi lain, proses pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan personel kepolisian dan Basarnas.

Operasi difokuskan pada area perairan di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban lain yang belum ditemukan.”Untuk proses pencarian dan operasi penyelamatan terhadap kemungkinan adanya korban lain di sekitar lingkungan perairan masih terus dilanjutkan oleh tim gabungan yang bekerja sama dengan Basarnas,” tutup Cahyo.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Wabup Jayawijaya Sebut Ada Oknum yang Ingin Wamena Tidak Aman

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP meyatakan setelah mengikuti perkembangan pasca konflik yang terjadi…

19 hours ago

Kerentanan Sosial Muncul ketika Masyarakat Tidak Menghargai Budaya Setempat

   Perda ini mewajibkan seluruh bangunan dan fasilitas publik di wilayah Kota Jayapura untuk memasang…

22 hours ago

Rental Playstation Pasar Entrop Jadi Kedok Jualan Ganja dan Miras

   Saat melakukan pemantauan di kawasan Pasar Los Entrop, petugas mencurigai sebuah tempat usaha rental…

23 hours ago

Asosiasi Peternak Ayam Petelur Minta SE Gubernur Papua Dijalankan

  Ketua Satgas Asosiasi Peternak Ayam Petelur se-Tanah Tabi, Gatot Sugiantoro, mengatakan saat ini terdapat…

1 day ago

Pemuda Katolik Harus Teguh dalam Iman, Nyata dalam Karya

   Abisai menegaskan bahwa Pemuda Katolik merupakan salah satu pilar penting bagi gereja dan bangsa,…

1 day ago

Gugatan Praperadilan Mantan Kadis Perumahan dan Pemukiman Jayawijaya Ditolak

Berdasarkan informasi yang terima dari penyidik Polda Papua terkait dengan praperadilan yang diajukan dari pihak…

1 day ago