Kabid Humas menegaskan, Operasi Sikat Cartenz II–2025 dilaksanakan dengan prinsip prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan (Presisi), sesuai dengan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
“Seluruh satuan jajaran telah melaksanakan operasi dengan baik dan terukur. Tidak hanya fokus pada penindakan, namun juga melalui kegiatan sosialisasi, patroli preventif, serta penyuluhan kepada masyarakat agar turut menjaga keamanan di lingkungan masing-masing,” jelas Cahyo.
Dari hasil evaluasi, operasi ini terbukti memberikan dampak nyata terhadap penurunan tren kejahatan di sejumlah wilayah rawan. Beberapa daerah seperti Kota Jayapura, Keerom, Biak Numfor, Merauke, dan Wamena mencatat penurunan kasus curas, curat, dan curanmor selama periode operasi berlangsung.
“Hasil ini menjadi indikator positif bahwa kehadiran Polri melalui Operasi Sikat Cartenz II–2025 benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Cahyo. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menyampaikan bahwa seluruh dokumen permohonan bantuan telah diinput ke dalam…
Prabowo menyampaikan dalam Undang-Undang Dasar 1945 ditegaskan tujuan nasional pertama bangsa Indonesia, yakni melindungi segenap…
Nah dengan AI ini kita juga sudah memiliki circular letter terkait kecerdasan artificial. Kita sudah…
“Antara lain saya sampaikan juga bahwa ada satu hal yang harus dijaga, di sini di…
Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menembus 82,3 juta orang…
Kesepakatan ini melibatkan penjualan sebagian saham perusahaan miliknya, Step Distinctive Limited, kepada Rich Sparkle Holdings,…