Kabid Humas menegaskan, Operasi Sikat Cartenz II–2025 dilaksanakan dengan prinsip prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan (Presisi), sesuai dengan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
“Seluruh satuan jajaran telah melaksanakan operasi dengan baik dan terukur. Tidak hanya fokus pada penindakan, namun juga melalui kegiatan sosialisasi, patroli preventif, serta penyuluhan kepada masyarakat agar turut menjaga keamanan di lingkungan masing-masing,” jelas Cahyo.
Dari hasil evaluasi, operasi ini terbukti memberikan dampak nyata terhadap penurunan tren kejahatan di sejumlah wilayah rawan. Beberapa daerah seperti Kota Jayapura, Keerom, Biak Numfor, Merauke, dan Wamena mencatat penurunan kasus curas, curat, dan curanmor selama periode operasi berlangsung.
“Hasil ini menjadi indikator positif bahwa kehadiran Polri melalui Operasi Sikat Cartenz II–2025 benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Cahyo. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…
Ketua Pelaksana Harian KPA Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan penanganan HIV tidak bisa hanya dilakukan…
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan akan mempersiapkan mobilisasi massa kembali. Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom…
Kegiatan budaya tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama sejumlah pejabat…
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…