Dia menjelaskan selain itu 20 persen dari pemasukan BLUD juga dipakai untuk membayar utang rumah sakit. BLUD sendiri bersumber dari klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, sewa unit bisnis di lingkungan rumah sakit, portal parkir, biaya penelitian, serta kontribusi mahasiswa yang melakukan praktik di RSUD Jayapura,
“Sedangkan kebutuhan obat-obatan, kami juga meminta dukungan Kementerian Kesehatan,” katanya lagi.
Dia menambahkan selain BLUD, RSUD Jayapura juga menerima anggaran sebesar Rp27 miliar dari APBD Provinsi Papua guna menopang pelayanan kesehatan masyarakat.
“Ke depan kami terus memberikan pelayanan maksimal dan pengobatan terbaik sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi,” ujarnya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…