Categories: BERITA UTAMA

Sempat Heboh, Kini Kejati Bungkam Terkait Dugaan Korupsi Anggaran PON XX

Sebelumnya, pada Desember tahun 2023 lalu, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Witono menyebut pihaknya sudah memeriksa 30 lebih saksi dari kasus korupsi dana PON XX Papua 21. Menurut Witono saat itu, nominal angka dari kasus PON XX Papua 2021 yang akan ditangani sekitar Rp 6 triliun hingga Rp 8 triliun melibatkan tokoh-tokoh penting di Papua.

Kepada wartawan saat itu ia bahkan mengaku prihatin karena uang rakyat yang disumbangkan ke PON itu nyangkut di mana-mana dan menguntungkan individu atau kelompok tertentu

Dijelaskan Witono bahwa kasus ini terkuak setelah banyak pihak yang terlibat di dalam penyelenggaraan PON XX Papua 2021, belum menerima bayaran bahkan jumlahnya ratusan miliar. (fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pasca Kebakaran, Pemukiman Mandala Akan Ditata Ulang

  Ketua Komisi D DPRK Kota Jayapura, Deli L. Watak, menegaskan penanganan pascakebakaran tidak boleh…

1 day ago

Mantan Bendahara SMAN 4 Jayapura Divonis 6 Tahun Penjara

   Majelis Hakim PN Jayapura menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana…

1 day ago

Dua Pelaku Curanmor Dibekuk, Polisi Buru Penadahnya

Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Alamsyah Ali mengungkapkan, kasus tersebut bermula dari laporan kehilangan…

1 day ago

Kejuaraan Bola Volly  Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Kejuaraan bola volley ini  mendapat antusiasme dari para pelajar. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten…

1 day ago

PTAMJ Matikan Sementara Aliran Air di Lokasi Kebakaran

PT Air Minum Jayapura (PTAMJ) mematikan sementara aliran air ke wilayah terdampak kebakaran di Kompleks…

1 day ago

Dikepung Tim Gabungan, Empat Anggota KKB Yahukimo Tewas

Jadi aparat mendatangi lokasi setelah memperoleh informasi hasil penyidikan mengenai rencana berkumpulnya kelompok Batalyon Eden…

2 days ago