

Proses muat bahan makanan di Bandara Mozes Kilangin Timika untuk diterbangkan ke Kabupaten Puncak, Jumat (31/7/2026), (Foto: Koops TNI Habema).
MIMIKA — Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua Tengah—yakni Agandugume, Oneri, dan Lambewi. Cuaca ekstrem imbas fenomena El Nino memicu kekeringan hebat dan penurunan suhu udara drastis hingga 2 derajat Celsius, yang berujung pada gagal panen massal di kebun-kebun warga.
Komando Operasi (Koops) TNI Habema kemudian merespon mengirimkan bantuan logistik dan tim medis secara bertahap melalui Bandara Mozes Kilangin Timika, Mimika, Jumat (31/7).
Komandan Satuan Tugas Teritorial Koops TNI Habema, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, mengonfirmasi bahwa kondisi di lapangan memburuk akibat kombinasi cuaca ekstrem dan ketiadaan pasokan air.
Ia menambahkan, pembekuan dan kekeringan lahan pertanian menjadi pemicu utama kelangkaan bahan pokok.
“Hal ini akibat dari fenomena El Nino, yang mengakibatkan kekeringan, kemudian suhu udara di daerah yang terdampak ini cukup ekstrem, berkisar antara 2 derajat sampai dengan 9 derajat. Nah, hal ini membuat kebun-kebun masyarakat yang ada di tiga distrik tersebut menjadi gagal panen, sehingga terjadilah krisis pangan dan krisis air,” imbuh Stefie.
Page: 1 2
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…
Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga
Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…
Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…