Roy juga membantah anggapan bahwa pihak imigrasi lalai karena tidak langsung menahan mereka di pos batas. Menurutnya, imigrasi hanya melakukan pemeriksaan terhadap orang yang melapor masuk, dan tidak memiliki kewenangan memeriksa orang di dalam kendaraan tanpa adanya pelaporan.
“Kenapa kami tidak turun memeriksa langsung ke dalam mobil? Karena bukan kewenangan kami. Prosedurnya, WNA wajib melapor ke pos pemeriksaan, bukan petugas yang menghampiri kendaraan,” jelasnya.
Terkait dengan dugaan hilangnya uang milik salah satu WNA, Roy menyatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui hal tersebut. Ia menambahkan bahwa saat dilakukan pemeriksaan, para WNA tersebut dalam pengaruh minuman keras.
“Jika ada yang mengaku kehilangan uang, kami tidak tahu. Yang jelas saat diamankan, mereka dalam kondisi mabuk,” tegasnya.
Saat ini, tujuh WNA tersebut tengah menjalani proses hukum lanjutan. Pihak Imigrasi
Jayapura telah mengambil langkah pro justitia karena para WNA terbukti melanggar Pasal 119 ayat (1) atau Pasal 113 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, juncto Pasal 55 KUHP.
“Mereka tidak bisa dideportasi karena kasusnya sudah P21 dan proses hukum sedang berjalan,” tutup Roy. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…