

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat melepas sejumlah siswa untuk magang di Jepang, Selasa (1/7). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo resmi melepas 7 orang siswa-siswi SMK Negeri 8 Jayapura untuk pergi magang wirausaha di Jepang, di sela kegiatan Turkam di Kampung Yoka Distrik Heram, Selasa (1/7). Ini merupakan pertama kali bagi Provinsi Papua, khususnya Kota Jayapura yang mengirim siswa-siswi untuk magang ke luar negeri termasuk Jepang.
Program ini kerja sama antara IN Jepang, Kementerian Ketenagakerjaan RI dan pihak SMK Negeri 8 Jayapura. Sebagaian akomodasi ditangani pihak terkait, sementara yang ditanggung para orangtua sebesar Rp 12,5 juta masing-masing peserta.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan apresiasi kepada pihak terkait khususnya
SMKN 8 Jayapura yang telah membuka suatu kesempatan bagi anak-anak Papua untuk menimba ilmu di luar negeri.
“Tentu program ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja, meningkatkan keterampilan, dan memperluas wawasan siswa di dunia kerja internasional, khususnya di Jepang,” ujar Abisai Rollo.
“Mereka akan mengikuti magang ini selama lima tahun. Kita berharap setelah mereka pulang bisa mempraktikan ilmu yang didapat di Kota Jayapura,” lanjutnya.
Kata Abisai Rollo, program magang ke Jepang merupakan kesempatan berharga bagi siswa-siswi untuk mengembangkan diri, meningkatkan keterampilan, dan memperluas wawasan di dunia kerja internasional.
“Dengan persiapan yang matang, adaptasi yang baik, dan semangat belajar yang tinggi, siswa-siswi dapat meraih manfaat maksimal dari program ini, khususnya setelah kembali ke Jayapura nantinya,” tuturnya.
Walikota juga berharap, kedepan agar bangun koordinasi yang baik sehingga Pemkot bisa ambil bagian untuk memberikan dukungan terhadap rencana baik seperti ini.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…