Categories: BERITA UTAMA

TPN OPM Dianggap Melanggar Hukum Humaniter

Sebagai pembela HAM, Theo mengaku menyesal dengan insiden ini. Ia sendiri mendapat informasi jika pelakunya adalah anggota TPNPB Kodap III Nduga Darakma. Theo meyakini insiden ini akan mengganggu kenyamanan, ketenangan pasien dan petugas rumah sakit. Padahal area rumah sakit seharusnya daerah steril yang tidak boleh diganggu oleh siapapun dan dalam bentuk apapun.

“Ini karena rumah sakit adalah tempat pelayanan kemanusiaan sehingga tidak patut disentuh dengan tindakan kekerasan dalam bentuk apapun. Dan dalam hukum humaniter internasional menjamin perlindungan khusus bagi rumah sakit selama konflik bersenjata. Rumah sakit termasuk fasilitas dan unit kesehatan yang tidak boleh diserang,” paparnya.

Menurut Theo, rumah sakit wajib dilindungi karena merupakan bagian penting dari sistem pelayanan kesehatan masyarakat. Perlindungan ini mencakup perlindungan hukum, perlindungan terhadap pelayanan yang berkualitas, dan perlindungan terhadap hak-hak pasien.

“Karena itu, penembakan yang dilakukan kelompok Ndugama Darakma pada 28 Mei lalu telah melanggar HAM di antaranya mengganggu ketenangan seluruh pasien dan petugas medis yang berada di area rumah sakit, pasien dan petugas rumah sakit mengalami rasa takut dan trauma, sehingga petugas kesehatan tidak dapat melayani dengan tenang,” ungkapnya.

YKKPM mengingatkan agar ini tidak terjadi lagi oleh siapapun karena penembakan yang dilakukan pada 28 Mei melanggar hukum humaniter (hukum perang).

“TPNPB harus menghargai dan menghormati serta tunduk pada hukum humaniter internasional dan juga tidak melakukan penembakan dan menyerang terhadap warga masyarakat sipil, warga Papua dan non Papua,” tegasnya. (rel/fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran HujanKetemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…

17 hours ago

Komoditas Kayu Masih Jadi Andalan Ekspor Papua

BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…

18 hours ago

Abisai Rollo: Hutan Bakau Tetap Harus Dilestarikan!

Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…

19 hours ago

Awasi Ketat UAS SD, Demi Objektifitas dan Integritas Ujian

Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…

20 hours ago

Kelulusan Siswa SMAN 1, Jaga Nama Baik Sekolah

Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…

21 hours ago

Kibarkan Bintang Kejora Saat Kelulusan, Kobakma Ricuh

Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…

21 hours ago