Categories: BERITA UTAMA

Rekaman Diputar di  DPR RI, Tito Perintahkan Periksa

JAYAPURA – Polemik rekaman suara 9 menit lebih yang patut diduga berasal dari suara Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilait ternyata tak hanya ramai di Jayapura. Rekaman ini sudah sampai di Jakarta bahkan sempat diputarkan dalam gedung DPR RI pada agenda Rapat Dengar Pendapat (DDP) Komisi II DPR RI bersama Mendagri, Tito Carnavian.

Tito sendiri mengaku sudah mendengar rekaman suara tersebut dan sempat kaget. Iapun memerintahkan untuk ini ditelusuri. Mendagri memerintahkan Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong melakukan pemeriksan internal terhadap Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilait  berkaitan dengan rekaman tersebut. Tito mengaku begitu mendapat rekaman suara itu langsung memerintahkan Pj Gubernur Papua melakukan pemeriksaan internal.

“Saya kemarin (Rabu, 30/10) begitu dapat kabar, saya perintahkan ke Ramses Limbong untuk segera ditindaklanjuti. Karena kita menggunakan mekanisme bertingkat, kalau ini (kasus serupa-red) Pj Gubernur berarti saya perintahkan Irjen Mendagri,” kata Tito saat dikonfirmasi, Kamis (31/10) kemarin.

Selain pemeriksaan internal, Tito menjelaskan dugaan proses hukum pelanggaran netralitas juga bisa ditempuh lewat Bawaslu.

“Saya dengar laporannya sudah masuk, jadi Bawaslu akan melakukan langkah investigasi yang ujungnya bisa terbukti atau tidak terbukti,” ucap Tito.

Dijabarkan jika kalau kemudian terbukti maka bisa dilakukan langkah mediasi atau penegakan hukum tindak pidana melalui Gakkumdu. “Gakkumdu ini ada Polri dan kejaksaan, silahkah didorong ke sana,” ujarnya.

Tito menambahkan, pihaknya siap melaksanakan rekomendasi sanksi administrasi dari Bawaslu jika yang bersangkutan terbukti melanggar. “Kalau sanksi pidana ke Gakkumdu silahkan hadapi, saya rasa tidak mudah kalau terjadi seperti itu kemudian mau mengelak,” tutup Tito.

Sementara Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDIP, Komarudin Watubun mengungkapkan bahwa rekaman suara yang diduga suara dari Pj Walikota, Christian Sohilait ini telah diputarkan di tengah rdpdan Kemendagri. 

“Jadi saya  dapat laporan dari teman – teman partai di Papua bahwa ada suaranya yang patut diduga suara P Walikota. Dan kebetulan kemarin dan tadi kami RDP akhirnya kami suruh dengarkan dan ternyata Mendagri Tito sudah dengar. Ia (Tito Carnavian) sempat datang dan salaman saya kemudian mengatakan sudah ditegur,” jelas Komarudin melalui ponselnya tadi malam.

Namun disini kata Komas tidak cukup dengan ditegur sebab jangan sampai kelakuan begini dikembangkan. Pihaknya menyesali  sebab hal tersebut dilakukan di tengah Kota Jayapura oleh pejabatnya.

“Jika ini tidak ditindaklanjuti maka saya akan tagih terus,” tambah Komarudin.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

14 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

15 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

16 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

17 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

18 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

22 hours ago