Categories: BERITA UTAMA

Demonstrasi Depan Kampus Ricuh, Empat Mahasiswa Diamankan

JAYAPURA-Aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Peduli Universitas Cenderawasih (Uncen) di Kota Jayapura, Papua, Selasa (30/9), diwarnai kericuhan. Kericuhan pecah saat aparat keamanan membatasi aksi hanya sampai pukul 10.00 WIT serta melarang massa melakukan long march dari Gapura Uncen Atas menuju Uncen Bawah, Abepura.

Namun, massa aksi bersikeras ingin melanjutkan long march, sehingga negosiasi antara koordinator lapangan buntu dan berujung saling dorong. Situasi memanas ketika sejumlah mahasiswa melempar batu ke arah aparat. Polisi kemudian membalas dengan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Dalam insiden tersebut ada empat mahasiswa yang diamankan. Data yang diterima Cenderawasih Pos empat mahasiswa tersebut adalah Nopelianus Dogopia, Amoros Yeimo, Rio Yalak dan Danilson Uropmabin atau Dani Uropmabin atau Darky Uropmabin. Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menjelaskan penahanan dilakukan karena para mahasiswa tersebut diduga melakukan provokasi hingga memicu kericuhan.

“Kericuhan berawal saat massa aksi berusaha melakukan long march dari gapura Uncen atas menuju gapura Uncen bawah di Abepura. Kami larang karena ada sejarah kelam terkait long march yang sering berujung gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Fredrickus kepada awak media saat ditemui di depan gapura Kampus Uncen.

Ia menambahkan, aksi Solidaritas Peduli Uncen tersebut juga tidak memiliki izin resmi, sehingga rawan menimbulkan potensi keributan. “Semua orang punya hak menyampaikan pendapat di muka umum, tetapi harus sesuai aturan. Hal ini perlu diperhatikan oleh massa aksi,” tegasnya. Tak hanya itu, dari hasil penyecekan lebih jauh didapati bahwa tidak semua peserta aksi adalah mahasiswa.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

5 hours ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

5 hours ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

6 hours ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

6 hours ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

7 hours ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

7 hours ago