

Calon gubernur dan wakil gubernur Papua Selatan nomor urut I Darius Gebze- Petrus Safan (kiri) saat memberikan keterangan kepada pers seusai pengundian nomor urut di Kantor KPU Papua Selatan, Senin 23 September 2024 lalu. (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE– Calon Wakil Gubernur Papua Selatan nomor urut 1, Petrus Safan meninggal dunia di RSUD Merauke Sabtu (28/9) sekitar pukul 15.30 WIT. Petrus Safan meninggal dunia di ruang ICCU setelah sebelumnya dirawat selama 2 hari di Rumah Sakit Bunda Pengharapan (RSBP) Merauke.
Apa sebenarnya penyebab kematian dari almarhum Petrus Safan tersebut? Direktur RSUD Merauke melalui Kabid Pelayanan RSUID Merauke dr. Mareyke Kulang ditemui media ini di ruang kerjanya memastikan jika almarhum meninggal karena serangan jantung.
‘’Almarhum Bapak Petrus Safan meninggal karena serangan jantung,’’ kata Mareyke Kulang di ruang kerjanya, Senin (30/9). Kulang menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan dari calon wakil gubernur Papua Selatan Petrus Safan tersebut normal baik Eco genetiknya normal, EKG juga normal. Meski semuanya dalam keadaan normal namun serangan jantung yang dialami almarhum tersebut bersifat sillent killer.
‘’Jadi tidak bisa diprediksi akan mendapatkan serangan jantung, walaupun pemeriksana normal tapi namanya setemmi tidak bisa diprediksi karena silent killer,’’ terangnya.
Namun dengan riwayat penyakit lanjut dia, dimana almarhum ada riwayat hipertensi,kemudian pradiabetik, dan low kolesterol normal.
‘’Dengan riwayat penyakit itu, kedepannya itu pasti ada potensi serangan jantung,’’ katanya.
Mareyke menjelaskan dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap seluruh Paslon saat itu, dokter memberikan dokter edukasi kepada setiap pasien.
‘’Setiap pasien yang ada faktor resiko tetap kita edukasi untuk berobat. Karena memang untuk faktor-faktor resiko itu dia 100 persen akan kearah ke jantung. Hanya ketika kita edukasi ke pasien, tentu akan membantu dia supaya resikonya itu bisa diminimalkan. Ketika dia berobat rutin it mencegah jantung. Tapi sekali lagi, kendati kemarin pemeriksaan baik semua tapi untuk stemi akut infark miokard itu tidak bisa diprediksi karena itu sillent killer,’’ tandasnya.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…