Categories: BERITA UTAMA

Aksi Cipayung dan OKP Jayawijaya Fokus Tolak Militer Non Organik

WAMENA– Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) bersama Cipayung, serta Organisasi Kepemudaan(OKP) akan melakukan aksi demo damai di kantor Bupati Jayawijaya, khususnya untuk menolak keberadaan Anggota TNI non organik yang ada di tiga distrik sejak beberapa bulan lalu.

Penanggung Jawab Aksi Urbanus Hilapok menegaskan untuk aksi yang rencananya dilakukan pada 2 September 2025 di kantor Bupati Jayawijaya adalah aksi untuk menolak adanya anggota TNI di 3 Distrik yang ada di Kabupaten Jayawijaya karena menimbulkan keresahan dan trauma kepada masyarakat.

“Terkait masalah ini kita sudah advokasi melalui DPRK, Pemkab Jayawijaya, dan Kodim 1702/ Jayawijaya, namun sampai saat ini belum ada kepastian, sehingga selasa besok kami akan turun aksi di kantor Bupati,”ungkapnya di sekretariat PMKRI Jayawijaya Minggu (31/8).

Menurutnya, tujuan aksi gabungan dari Cipayung, OKP yang ada di Jayawijaya ke kantor Bupati untuk menanyakan kepada pemerintah daerah sejauh mana hasil koordinasi sejauh mana untuk menarik Anggota TNI non organik dari Jayawijaya, khususnya di distrik Walaik, Ibele dan Tailarek.

“Kami sudah mengundang cipayung yang terdiri dari PMKRI, GMNI, HMI, GMKI dan OKP yang ada di Jayawijaya untuk bersama -sama akan fokus untuk aksi penolakan Anggota TNI Non Organik, tidak ada agenda lain,” jelas Urbanus.

Di tempat yang sama penanggungjawab aksi dari Distrik Ibele Harun Mosib menegaskan aksi pada 2 September merupakan aksi yang bermartabat untuk mendorong aspirasi menolak kehadiran militer yang non organik yang ada di 3 Distrik sejak bulan juni lalu.

“Kehadiran mereka membuat masyarakat kita tidak tenang, tidak nyaman, sehingga kami sebagai kader, sehingga teman- teman cipayung dan OKP juga siap menyuarakan hal ini bersama,”katanya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Wamendagri Jadikan Otsus Tolok Ukur Kinerja Kepala Daerah

Ia menegaskan, salah satu indikator yang akan menjadi perhatian pemerintah pusat adalah kemampuan pemerintah daerah…

6 hours ago

Gubernur: MBG Wajib Serap Produk Lokal Papua!

Menurut Fakhiri, seluruh kebutuhan dapur MBG ke depan harus dipasok dari hasil pertanian, perikanan, dan…

7 hours ago

Pertanian Jadi Motor Baru Ekonomi Papua

Menurut Andry, pertumbuhan ekonomi Papua saat ini menunjukkan penguatan aktivitas domestik yang semakin baik. Dari…

8 hours ago

Tidak Hanya Retribusi, Pedagang Minta Perhatikan Penataan Area Parkir

Penarikan retribusi parkir di kawasan Pasar Otonom Youtefa yang dilakukan hingga malam, bahkan dini hari…

9 hours ago

RSUP Jayapura Optimistis Jadi Pusat Rujukan

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura optimistis menjadi pusat rujukan layanan kesehatan di kawasan Pasifik…

10 hours ago

Wacana Wali Kota Libatkan Ondoafi Dinilai Terobosan Strategis

Rencana Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, untuk membentuk staf khusus adat yang melibatkan para…

11 hours ago