

Letkol Inf Candra Kurniawan (FOTO:gamel/cepos)
Tim Investigasi Minta Keterangan Medis
JAYAPURA– Menindaklanjuti hasil identifikasi video yang sempat ramai dibicarakan terkait kekerasan oknum aparat TNI terhadap warga sipil di Kabupaten Puncak beberapa waktu lalu, tim investigasi pelan namun pasti mulai menemukan banyak keterangan.
Ini juga sebagai bentuk komitmen penegakan hukum terhadap aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh Prajurit TNI. Tim Investigasi Kodam XVII/Cenderawasih dipimpin Dandim 1717/Puncak, Letkol Inf Jonathan Nidio Aprimanda.
Tim ini telah melaksanakan rangkaian investigasi di Distrik Gome, Ilaga Kabupaten Puncak dan kini masuk hari ke tujuh.
Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan menjelaskan bahwa sebelumnya sejak hari pertama, tim investigasi masih bekerja dan memperoleh banyak kemajuan.
Kemajuan itu diantara adalah mendapatkan data dan fakta-fakta serta keterangan-keterangan dari titik olah TKP di Pos Gome, yang diduga menjadi tempat aksi kekerasan.
“Data dan barang bukti serta keterangan dari saksi-saksi telah dikumpulkan oleh Tim Investigasi, termasuk keterangan dan data dari RSUD Ilaga,” jelas Kapendam.
Disampaikan ke publik bahwa hingga kini investigasi masih terus bekerja dalam rangka penegakan hukum terhadap aksi kekerasan yang diduga dilakukan oknum prajurit TNI, diantaranya berkoordinasi dengan aparat Distrik Gome untuk menghadirkan saksi korban maupun berkoordinasi dengan Polres Puncak.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…