

Yan Permenas Mandenas, SE, M.Si (DOK/CEPOS)
MERAUKE – Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IX Merauke dinilai belum optimal dalam melakukan pengawasan di sekitar Laut Arafura selama ini. Penilaian ini disampaikan anggota Komisi I DPR RI yang membidangi salah satunya pertahanan Yan Permenas Mandenas, SE, M.Si, kepada wartawan dalam kunjungan kerjanya di Merauke, Rabu (1/3) kemarin.
Dalam kunjungan kerjanya di Merauke itu, Politisi dari Partai Gerindra asal Papua tersebut mengunjungi langsung Mako Lantamal IX dan diterima Danlantamal IX Merauke Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono, SH dan jajaran Lantamal IX Merauke.
Mandenas menjelaskan, pertemuan dengan Danlantamal IX Merauke tersebut untuk membicarakan banyak hal, termasuk banyak masalah di laut yang sering membuat Australia kerepotan menangani masalah nelayan asal Merauke.
“Beberapa waktu lalu, saya kunjungan ke Australia dan ketemu dengan Dubes Indonesia dan banyak hal sudah kita bahas terkait dengan berbagai macam pelanggaran yang terjadi di wilayah kita Perairan Arafura.
Ini yang ingin kita perkuat Lantamal supaya Lantamal IX Merauke dapat melakukan patroli rutin untuk melakukan pengawasan di laut terhadap ilegal fishing. Tapi juga kegiatan-kegiatan nelayan yang sudah sering dan berulang kali masuk ke wilayah hukumnya Australia,’’ katanya.
Mandenas menilai pengawasan yang dilakukan Lantamal IX Merauke selama ini belum optimal. Ini terjadi karena tidak ada ketersediaan bahan bakar Benol untuk kapal-kapal KRI milik Lnatamal IX Merauke untuk melakukan patroli di luat.
‘’Kita lagi upayakan agar di Merauke tersedia bahan bakar Benol untuk kapal patroli Lantamal Merauke bisa parkir di sini untuk melakukan patroli. Karena kapalnya ada. Bukan tidak ada. Tinggal ketersediaan bahan bakar untuk dapat melakukan patroli rutin,’’ pungkasnya. (ulo/wen)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…