Sementara itu Kabid Damkar Kota Jayapura Margareta V. Kirana, menyampaikan dengan kondisi rumah yang berhimpitan, sehingga proses pemadaman api memakan waktu hingga 1 jam.
“Armada tidak bisa masuk sampai ke belakang, karena tidak ada jalan sehingga proses penyiraman cukup terkendala,” ujarnya.
Selain itu karena di dalam bengkel las, juga menyimpan tabungan gas, sehingga kendala bagi pihak damkar untuk memadamkan api.
Api cepat merambat ke bangunan lain karena rumah sangat berhimpitan, tapi dengan dibantu Armoured Water Canon (AWC) Polresta Jayapura, api berhasil dipadamkan sekira pukul 21.30 WIT.
Pada peristiwa tersebut, Damkar Kota Jayapura menurunkan 4 unit armada, ditambah 2 AWC Polresta Kota Jayapura.
“Bersyukur karena di dekat lokasi kebakaran sudah ada titik hydran sehingga suplai air cukup mudah,” ujarnya.
Kabid Damkar Kota Jayapura itu menambahkan 5 rumah kos 1 usaha las dan 1 petak usaha mie ayam, semua lokasi merupakan milik Bapak Budi Haryadi dan Ibu Aisyah
Kebijakan tersebut tertuang dalam Permenkomdigi Nomor 2 Tahun 2026 yang merupakan petunjuk teknis pelaksanaan dari…
Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ketahanan energi Indonesia hanya bergantung pada cadangan jangka…
Menurut Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) itu, status siaga 1 TNI yang…
Terkait dengan THR, Pemerintah Kabupaten Keerom telah menyiapkan dana yang cukup besar, yakni mencapai Rp18…
Sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah, Bupati mengumumkan total anggaran sebesar Rp 2 miliar yang dialokasikan…
Pulau kecil ini menjadi saksi awal masuknya Injil di wilayah Tabi—yang meliputi Jayapura, Sarmi, dan…