Menurut saksi yang juga pengelola usaha mie ayam Panggabean, api berasal dari mercon yang jatuh di atas salah satu tempat usahanya.
Namun pemilik langsung meninggalkan tempat usaha,karena tidak berpikir akan terjadi kebakaran, karena menduga hanya bunyi lemparan di atas bangunan.
Tercium bau api yang kemudian menjadi api yang besar dan merambat ke bagian atap bangunan di belakangnya ( jajaran rumah kos-kosan) dan merambat hingga ke bangunan bengkel las.
Api dapat dikendalikan pukul 21.15 WIT dilanjutkan dengan pembasahan secara total dengan menurunkan 2 water canon (penyemprot) milik Pemda Kotq Jayapura dan 2 mobil suplay dibantu 2 AWC milik Brimob dan Polresta dan 1 unit damkar milik TNI-AL
Tidak ada korban jiwa, ditaksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kendala yg dihadapi akses untuk memotong perambatan apinkarena bangunan yang saling menempel dan berbahan dasar mudah terbakar serta terdapat tabung oksigen dan BBM. (rel/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze mengingatkan para kepala distrik untuk melaksanakan tugas dengan optimal serta…
Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Reskrim AKP Ishak O. Runtulalo menyampaikan, laporan awal diterima pihaknya…
Polsek Wamena Kota memastikan dua korban pencurian dan kekerasan (curas) terhadap dua saudara DW dan…
Pemkab Jayawijaya meminta konflik yang melibatkan dua kelompok masyarakat harus dihentikan. Wakil Bupati Jayawijaya Ronny…
elajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Merauke antusias…
MI juga berperan dalam membantu pemerintah dan masyarakat, menanggulangi bencana alam maupun pelayanan-pelayanan sosial lainnya.…