“Kita ingin hidup damai di atas tanah ini, oleh karena itu kelompok-kelompok yang ada harus lebih banyak melakukan hal hal positif untuk kepentingan masyarakat atupun kelompoknya. Jangan malah membentuk kelompok masyarakat paguyuban atau kelompok nusantara sebagai bentuk perlawanan terhadap masyarakat yang ada di Papua,” kata Anthon.
Menurutnya, tidak boleh ada diskriminasi di atas tanah ini untuk siapapun. Harus hidup damai berdampingan dalam kemajemukan kebhinekaan.
“Kita harus jaga Jangan membuat benturan saya khawatir jika kelompok masyarakat nusantara menjadi besar ini bisa terjadi perlwanan yang menurut saya sudah dikendalikan oleh aparat keamanan,” ungkapnya.
“Jangan hidup dengan saling menghakimi di atas tanah ini, dan aparat keamanan harus mampu memberikan perlindungan keamanan kepada masyarakat di Papua,” pungkasnya. (fia/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban…
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melakukan tindakan tegas dalam upaya pemberantasan peredaran gelap…
Ketua Pengadilan Negeri Merauke, lanjut Yuri Ardiansyah, telah menunjuk 3 hakim untuk menangani 2 perkara…
Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze mengingatkan para kepala distrik untuk melaksanakan tugas dengan optimal serta…
Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Reskrim AKP Ishak O. Runtulalo menyampaikan, laporan awal diterima pihaknya…
Polsek Wamena Kota memastikan dua korban pencurian dan kekerasan (curas) terhadap dua saudara DW dan…