

Perwakilan keluarga korban serangan TNI di Kampung Soanggama, Intan Jaya, pada 15 Oktober 2025 lalu saat mendatangi Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua, Kamis (15/10) (foto:Karel/Cepos)
Komnas HAM Terima Laporan Tewasnya 6 Warga Sipil di Intan Jaya
JAYAPURA- Sepuluh orang perwakilan keluarga korban yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Independen Somatua Intan Jaya (KOMISI) mendatangi Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua di Kota Jayapura, Kamis (30/10).
Mereka melaporkan peristiwa tewasnya enam warga sipil dalam serangan yang diduga dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Habema TNI di Kampung Soanggama, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada 15 Oktober 2025 lalu.
Dalam pertemuan tersebut, keluarga korban menyampaikan kronologi kejadian serta menyerahkan tuntutan tertulis agar Komnas HAM melakukan investigasi mendalam terhadap peristiwa yang mereka nilai sebagai pelanggaran HAM berat. Menurut mereka, selain anggota kelompok bersenjata, terdapat enam warga sipil yang turut menjadi korban, termasuk seorang ibu hamil.
“Pasca kejadian, saya langsung menghubungi keluarga di Kampung Soanggama. Mereka sampaikan bahwa tidak semua yang tewas itu anggota OPM, sebagian besar adalah warga sipil, dan saya kenal semuanya,” ungkap Minius Wonda, salah satu perwakilan keluarga korban, di hadapan Komnas HAM Papua.
Persipura kini berada pada posisi keempat dengan raihan 40 poin, mereka memiliki poin sama dengan…
Berdasarkan pantauan di lapangan, penumpang yang tiba masih didominasi oleh masyarakat lokal Papua. "Penumpang paling…
Persipura dijadwalkan menjamu Deltras FC di Stadion Mandala Jayapura pada Sabtu (28/3). Meskipun memiliki sejarah…
Massa berkumpul untuk menunggu dibukanya toko pembelian emas di kawasan tersebut guna menjual hasil dulang…
Mantan Kepala Distrik Waan, Kabupaten Merauke itu mengungkapkan, AKI 3 mobil yang dicuri tersebut yakni…
‘’Sampai hari ini, kami belum menerima adanya keberatan dari perusahaan terkait ketidakmampuan dalam membayarTHR idul…