Categories: BERITA UTAMA

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembakaran Kantor BKD

JAYAPURA- Satuan Reskrim Polres Mamberamo Raya telah mengantongi identitas pelaku pembakaran Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Membramo Raya, Jumat (28/8). Dimana pembakaran tersebut buntut dari hasil pengumuman CPNS di Mamberamo Raya melalui website.

Kapolres Mamberamo Raya, AKBP. Hotman Hutabarat mengatakan, beberapa identitas yang dikantongi termasuk koordinator dalang dari keributan tersebut. Hanya saja, Kapolres enggan menyebutkan secara rinci berapa jumlah orang yang telah dikantongi identitasnya.

“Kami sudah kantongi identitas mereka namun belum ada yang kami amankan. Kita melihat situasi di lapangan, jangan sampai ketika ada yang kami amankan malah terjadi benturan antara masyarakat dan aparat di lapangan,” ucap Kapolres saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (31/8).

Dikatakan, kasus ini akan berproses. Namun setiap tindakan, pihaknya akan melihat situasi di lapangan. Hal ini demi kepentingan masyarakat dan terkait dengan Kamtibmas di wilayah hukumnya. Apalagi sebentar lagi pelaksanaan Pilkada.

“Kita harus bijak mengambil sikap. Mereka akan dipanggil jika situasi benar-benar kondusif. Hingga saat ini anggota masih berjaga-jaga guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Kapolres mengaku perkantoran di Mamberamo Raya masih dijaga oleh aparat TNI-Polri. Selain itu, pihaknya juga melakukan patroli yang ditingkatkan di wilayah hukumnya pasca kejadian tersebut.

Lanjutnya, terkait dengan pembakaran kantor BKD dan pengerusakan beberapa kantor pemerintahan lainnya, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Sekda, anggota DPRD dan masyarakat di Balai Kampung Kasonaweja.

“Dalam pertemuan tersebut kami mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga Kamtibmas di wilayah Mamberamo. Apalagi mau menjelang pemilihan kepala daerah,” pungkasnya.

Sebelumnya, pengumuman hasil seleksi penerimaan CPNS formasi 2018 di Kabupaten Mamberamo Raya secara online berbuntut pada pembakaran Kantor BKD Membramo Raya, Jumat (28/8). Dimana pengerusakan tersebut dilakukan oleh massa sekira 500 orang.

Kejadian tersebut berawal sejak Kamis (27/8) dimana panitia mengumumkan hasil CPNS melalui website. Beberapa warga yang tidak lulus berencana meminta kejelasan di pihak BKD Mamberamo Raya. Namun massa datang dari Kasonaweja dengan membawa alat tajam berupa busur, panah, tombak, dan benda-benda tajam lainnya ke Burmeso menggunakan speedboot lalu melakukan pengerusakan hingga pembakaran. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Warga Kampung Amunkay Harus Rela Antre Panjang untuk Dapatkan Mitan

Pantauan media ini, antrean panjang didominasi kaum ibu. Di bawah terik matahari,  mereka datang dengan…

14 minutes ago

Ada Monopoli Lapak Ilegal hingga Potensi Konflik di Pasar Otonom

   Langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura tersebut, menurut Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura,…

44 minutes ago

250 Anak Terlantar di Mimika, Tidak Adanya Rumah Singgah Jadi Kendala

Untuk mendata dan menjangkau ratusan anak tersebut, Dinsos memobilisasi 24 kader yang tersebar di berbagai…

1 hour ago

Langsung Usung Tiga Poin

Kontra Persis Solo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur menjadi pembuktian dari pelatih baru…

2 hours ago

“Tersandera” Kewenangan, 195 Hektar Kawasan Kumuh Mimika Sulit Dibenahi

Berdasarkan regulasi pembagian intervensi perumahan dan kawasan permukiman, pemerintah daerah tingkat kabupaten dibatasi oleh aturan…

2 hours ago

Pemkab Jayawijaya Salurkan Bantuan ke Distrik Kuyawagi

Wujud perhatian tersebut diwujudkan dalam kunjungan Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH ke Distrik Kuyawgi…

3 hours ago