Categories: BERITA UTAMA

Kabar Tsunami Rusia, Warga Panik Pilih Mengungsi

Ini setelah muncul kabar dari mulut ke mulut terkait air laut yang surut empat kali. Total ada sekitar 25 warga yang yang mengungsi terdiri dari ibu-ibu, anak-anak serta bayi. Para ibu-ibu dan anak-anak ini berkumpul di depan gedung PKK Kota Jayapura. Terlihat juga salah satu warga yang sedang sakit.

“Kami terpaksa mengungsi karena takut,”ungkap Jamila salah satu warga yang ikut mengungsi. Jamila mengaku, jika dirinya bersama warga yang ada ini tinggal di pingirian pantai Hamadi dan Entrop.

“Sementara kami tinggal disini dulu, karena tadi sudah ada peringatakan dari BMKG soal adanya Tsunami dampak Gempa Bumi di Rusia,”terang Jamila.

Jamila menyampaikan, baru sebagian warga yang datang, tetapi akan menyusul lagi yang lainnya.

“Kami hanya bawa barang-barang berharga saja seperti ijazah anak-anak dan surat-surat tanah. Untuk harta benda lainya kami tinggalkan dirumah kami masing-masing,”tutup Jamila.

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo langsung menemui para pengungsi ini. Kata Abisai Rollo pihak BMKG Jayapura sudah diumumkan dari status di Kota Jayapura dari waspada kini jadi siaga.

“Kita tidak tau apakah Tsunami ini datang atau tidak, tetapi yang namanya musibah itu kapan saja bisa terjadi, sehingga perlu waspada,”tegas pria yang biasa disapa ABR ini.

ABR kini mempersilahkan kepada warga di Kota Jayapura untuk datang ke Kantor Wali Kota jika khawatir dan nantinya akan diurus oleh dinas terkait. “Untuk warga yang sudah datang ini saya arahkan mereka untuk tinggal sementara di Aaula Kantor Wali Kota, biar mereka aman dan ada petugas Satpol PP yang jaga,”terangnya.

Adapun Abisai Rollo juga langsung menangani para pengungsi dengan menyiapkan mereka makan dan minum. Pihaknya juga memerintahkan setiap dinas memantau situasi yang sedang terjadi.

“Saya perintahkan Dinas Kesehatan datang untuk periksa kesehatan para pengungsi, karena ada warga yang datang ini ada yang sedang sakit. Saya juga akan lakukan pemantauan di wilayah Kota Jayapura karena sesuai informasi dari BMKG status siaganya sampai pukul 22.00 WIT malam ini,”tutup ABR. Hingga tadi malam situasi air di kawasan pesisir Kota Jayapura masih terpantau normal. (ans/kim/fia/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Pelarangan Film Pesta Babi Picu KritikPelarangan Film Pesta Babi Picu Kritik

Pelarangan Film Pesta Babi Picu Kritik

Pelarangan pemutaran film Pesta Babi di sejumlah daerah dan lingkungan kampus menuai kritik dari kalangan…

17 hours ago

Bukan Sekadar Paras, Miss Bintang Indonesia 2026 Cari “Srikandi” Sosial dari Timur

Timika dipilih menjadi tuan rumah, menggeser dominasi ibu kota provinsi berkat kelengkapan fasilitas publiknya. Ajang…

18 hours ago

DASS: Kebijakan Pemangkasan Dana Kampung Perlu Ditinjau

ndoafi Kampung Bambar, Distrik Waibu yang juga Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS), Orgenes Kaway…

19 hours ago

Jadi Sumber PAD Baru Diskominfo Kembangkan Layanan Video Tron Untuk Umum

Plt Kepala Dinas Kominfo Jayawijaya Imanuel Medlama, S.STP, M.Si menyatakan pemanfaatan hak tayang layanan Informasi…

20 hours ago

Satu Dalam Enam, Strategi Kolektif Lepaskan Papua dari Belenggu 3T

Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci agar kabupaten yang lebih maju dapat menopang daerah yang masih…

21 hours ago

Pungutan Retribusi Sampah Dimulai dari ASN Pemkab Jayawijaya

Pungutan terhadap tarif sampah yang digagas oleh pemerintah Kabupaten Jayawijaya sebesar Rp 30.000 per bulan,…

22 hours ago