Categories: BERITA UTAMA

Dirampok dan Kehabisan BBM, Perahu WNA Terdampar

MERAUKE– Sebuah kapal jenis perahu layar milik seorang warga negara asing (WNA) asal Italia dilaporkan terdampar di sekitar pesisir Pantai Onggaya, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke-Papua Selatan, Senin (29/7) sekitar pukul 17.35 WIT. Perahu milik WNA tersebut kini ditangani Polsek Naukenjerai.

   Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM melalui Kapolsek Neukenjerai Iptu J. Sitanggang, mengungkapkan, kapal atau perahu milik WNA  tersebut diketahui terdampar di pesisir pantai setelah pemiliknya bernama Gianluca Massimo pada Senin (29/7) sekitar pukul  17.35 WIT datang ke  Polsek Naukenjerai melaporkan bahwa saat ini kapal miliknya sedang berlabuh di pesisir Pantai Onggaya dikarenakan kehabisan BBM.   

   “Dari hasil laporan dari WNA tersebut, bahwa yang bersangkutan bersama dengan seorang temannya berlayar menggunakan 1 unit kapal jenis perahu layar  mengelilingi Samudra Pasifik dan kapal tersebut pernah singgah di Pulau New Zealand, Kepulauan Solomon, Fiji, dan Papua New Guinea,” kata Kapolsek J Sitanggang, Selasa (30/7).

  Warga negara Italia itu mempunyai tujuan akhir yaitu pulau Dewata Bali. Namun kapal mereka dirampok  di sekitar perairan Papua New Guinea dan barang- barang mereka dirampas oleh orang tidak dikenal di sekitar PNG.

  “Menurut orang tersebut bahwa sekelompok orang jahat yang sering melakukan pembajakan di laut dan ketika melihat ada kapal/Speed boat yang melintas di wilayahnya,  maka mereka akan dirampok,” katanya.

  Adapun barang yang dirampok dari perahu layar WNA tersebut antara lain mesin tempel jenis Smallboat  dari perahu layar mereka, 2 unit Handphone,  dan sejumlah bahan makanan dan  dokumen pribadi dan dokumen kapal.

  Karena dirampok, membuat   kapal atau perahu  layar mereka hanyut hingga terdampar di perairan Indonesia tepatnya di pesisir pantai Onggaya Distrik Naukenjerai, sehingga WNA tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju pulau Dewata Bali.

  Kapolsek Neukenjerai melanjutkan bahwa pihaknya  akan mengecek kapal atau perahu layar yang terdampar berdasarkan laporan dari warga kampung Onggaya, karena  keberadaan kapal berjarak kurang lebih 900  meter dari bibir pantai.

   Ditambahkan,  WNA atas nama Gialuca Massimo tersebut saat ini sedang turun ke Kota Merauke ditemani 1 orang warga Kampung Onggaya atas nama Meki untuk belanja bahan makanan sekaligus akan melaporkan keberadaan mereka ke Kantor Imigrasi Merauke.

   Kapolres berharap Imigrasi segera menangani dan lakukan pemeriksaan. Kalau dalam pemeriksaan nanti ternyata ada tindak pidananya, maka pihaknya siap backup Imigrasi. Tapi kalau betul betul dia dirampok maka siap  membantu. (ulo/tri)

Kapal Layar Terdampar di Merauke

  1. 1. Pemilik WNA Asal Italia bernama Gianluca Massimo berlayar bersama seorang teman
  2. 2. Perahu layar menjelajahi Samudra Pasifik

Singgah di Pulau New Zealand, Kepulauan Solomon,  Fiji, dan Papua New Guinea

  1. 3. Kapal Berlayar Tujuan ke Bali
  2. 4. Saat di Perairan PNG Dirampok, mesin tempel jenis Smallboat

2 unit Handphone, bahan makanan dan  dokumen pribadi dan dokumen kapal dirampas

  1. 5. Perahu layar hanyut Senin (29/7) Pukul 17.35 terdampar di Pantai Onggaya Merauke

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

9 hours ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

9 hours ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

10 hours ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

10 hours ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

11 hours ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

11 hours ago