Categories: PILKADA 2024

Soal Pendidikan Gratis, Harus Lihat Kekuatan APBD 

JAYAPURA-Program pendidikan gratis menjadi topik utama dalam debat perdana kandidat Calon Walikota dan Wakil Walikota Jayapura di Gedung Papua Youth Cretive Hub (PYCH), Jumat (18/10) malam kemarin.

   Puncak pembahasan program tersebut pada sesi tanya jawab paslon. Dimana pasangan Abisai Rollo-Rustan Saru atau akrab disapa ABR-Harus berkesempatan melemparkan pertanyakan kepada pasangan calon nomor urut 01 (Frans Pekey-Mansur) adau Pekmen.

  Rollo bertanya tentang sikap Pekmen terhadap program Pendidikan gratos uang digagas oleh pasangan nomor urut 02, (Jhoni Banua Rouw-H. Darwis Massi) atau akrab disapa JBR-Hadir.

“Menurut pasangan Pekmen apakah di pendidikan gratis bisa diterapkan di Kota Jayapura?, ” tanya ABR.

   Menanggapi hal itu, Frans Pekey menyatakan Pendidikan gratis menjadi urusan wajib, akan tetapi untuk saat ini belum dapat diterapkan di Kota Jayapura. Hal itu terjadi karena tidak didukung dengan kekuatan APBD. Tapi juga Pemerintah Kota Jayapura masih harus menyelesaikan tunggakan Beasiswa, bagi mahasiswa yang kuliah  di luar negeri.

   “Tapi nanti kedepannya bila, APBD kita sudah cukup besar, program ini akan berjalan,” jawab Pekey merespon pertanyaan ABR.

   Menanggapi hal itu ABR mengaku setuju dengan jawaban Frans Pekey, tapi juga bagi dia, untuk memberikan pendidikan gratis bagi masyarakat Kota Jayapura, maka APBD harus berada di angka 4-5 triliun setiap tahunnya.   

   Tapi kalau mengharapkan APBD kita yang saat ini hanya Rp. 1.6 triliun, saya katakan tidak bisa, karena APBD itu dibagi untuk berbagai bidang,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Regulasi yang Dibuat Harus Lindungi Hak-hak OAP

Wakil Ketua Fraksi NasDem, Albert Meraudje, menegaskan bahwa semangat Otonomi Khusus (Otsus) harus mendarah daging…

9 hours ago

Bangunan yang Rusak Diterjang Gelombang Pasang Bertambah

Dari pantauan media ini, jumlah gazebo yang rusak bertambah. Jika gazebo yang rusak tersebut baru…

9 hours ago

IDI Akui Dokter Spesialis di Papua Masih Kurang

Meski begitu, IDI Papua terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam kondisi serba kekurangan.…

10 hours ago

Seorang Nelayan Tewas Ditikam di Lokalisasi Km 10

Dijelaskan, kejadian bermula dari kesalahpahaman antara teman korban diduga berinisial RBAY dengan saksi 1 berinisial…

10 hours ago

Enam Pemuda Dibekuk, Disinyalir Anggota Muda KKB

Pertama ada yang menyebut enam pemuda ini sedang mencari kayu bakar di Jl Gunung, Dekai…

11 hours ago

DPO Lima Kasus Curas Diringkus

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditnya, S.T.K, MH membenarkan penangkapan terhadap salah satu…

11 hours ago