

Haris E. Karubaba (foto:Mboik Cepos)
SARMI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarmi mengidentifikasi dua wilayah sebagai titik rawan dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) mendatang. Kedua wilayah tersebut berada di Distrik Tor Atas dan Distrik Apawer Hulu, yang dikenal memiliki tantangan aksesibilitas tinggi.
Komisioner KPU Sarmi Divisi Penyelenggaraan dan Hukum, Haris E. Karubaba, mengungkapkan bahwa di Distrik Tor Atas, khususnya di Kampung Bora Bora dan Kampung Waf, terdapat dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai. Pada Pilkada sebelumnya, logistik pemilu bahkan harus dikirim menggunakan pesawat.
“ Waktu pemilihan kepala daerah yang lalu, kita gunakan pesawat, tapi itu pun hanya bisa mendarat di distrik yang agak jauh. Jadi untuk menjangkau kedua kampung itu memerlukan waktu lebih lama. Meski begitu, proses pemilihan tetap berhasil dilaksanakan,” ujar Haris pada Rabu (18/6).
Page: 1 2
Kebijakan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa dan wakilnya, Deinas Geley dalam merekrut atau pengangkat pejabat…
Sebanyak 21 warga yang ada di 5 kampung di Distrik Panggema Kabupaten Yahukimo dikabarkan meninggal…
Pengungkapan tersebut dilakukan setelah aparat melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP)…
"Penyalahgunaan kewenangan atau kekuasaan tidak boleh dipelihara sebab bisa merusak sendi kehidupan berbangsa apalagi kita…
Enam anggota DPR tersebut adalah Saul Walianggen (Dapil 1), Deni Faluk (Dapil 1), Emina Pusop…
Direktur Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol Nurul Azizah mengungkapkan bahwa harga bayi yang…