Categories: PATROLI

Hadapi Nataru, Tujuh Pos Ops Lilin Disiapkan Polresta

JAYAPURA – Jelang perayaan Natal 25 Desember 2023 dan tahun baru 1 Januari 2024, Polresta Jayapura Kota menggelar operasi terpusat untuk mengawal aktifitas warga pada agenda tersebut. Polresta akan menggelar Operasi Lilin Cartenz-2023 dengan mendirikan 7 Pos diantaranya 5 Pos Pelayanan, 1 Pos Pengamanan dan 1 Pos Terpadu.

   Ini disampaikan Kapolresta Jayapura Kota melalui Kabag Ops Kompol M.B.Y Hanafi di ruang kerjanya, Kamis (21/12) siang.

Kata Hanafi 7 Pos yang didirikan dalam pelaksanaan Operasi Lilin tahun ini diantaranya pos pelayanan depan Mal Jayapura, pos pelayanan depan SIP Jayapura, pos pelayanan Entrop di depan Kantor Damkar, pos pelayanan depan Mega Abepura, pos pelayanan depan Mega Waena, pos pengamanan di Pertigaan Holtekamp dan pos terpadu di area Pelabuhan Laut Jayapura.

   “Sore ini akan dilaksanakan Upacara Gelar Pasukan Operasi Lilin Cartenz-2023 di Mako Brimob Polda Papua yang dipimpin langsung Bapak Kapolda Papua. Kami menyesuaikan disana untuk upacaranya,” kata Kompol Hanafi.

   Pos ini fungsinya tidak hanya memantau perkembangan situasi sekaligus membantu aktifitas warga dan pengguna jalan saat natal dan tahun baru. Iapun mempersilahkan warga yang membutuhkan bantuan polisi di lapangan bisa langsung mendatangi pos – pos tersebut termasuk yang berkaitan dengan keamanan.

   Jika ada  gangguan keamanan selama natal maupun tahun baru bisa melapor di pos tersebut. Pos ini kata Hanafi nantinya tidak hanya ditempati polisi tetapi juga anggota TNI. “Silahkan dimanfaatkan, petugas tentunya siap membantu,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

21 minutes ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

1 hour ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

13 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

21 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

22 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago