“Upacara PTDH ini tentu menjadi hal yang berat bagi kita semua, khususnya bagi institusi Polri. Namun keputusan ini bukan semata-mata bentuk hukuman, melainkan pembelajaran bahwa setiap pelanggaran disiplin maupun kode etik memiliki konsekuensi yang jelas dan tegas,” ungkap Wakapolres.
Ia menegaskan, seluruh personel harus menjadikan momen ini sebagai pengingat untuk bekerja lebih baik, menjaga nama baik diri, keluarga, serta institusi Polri yang dicintai bersama.
“Mari kita hindari segala bentuk pelanggaran. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Upacara PTDH ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Jayapura dalam menegakkan aturan serta memastikan profesionalisme anggota tetap terjaga.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…
Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…