“Upacara PTDH ini tentu menjadi hal yang berat bagi kita semua, khususnya bagi institusi Polri. Namun keputusan ini bukan semata-mata bentuk hukuman, melainkan pembelajaran bahwa setiap pelanggaran disiplin maupun kode etik memiliki konsekuensi yang jelas dan tegas,” ungkap Wakapolres.
Ia menegaskan, seluruh personel harus menjadikan momen ini sebagai pengingat untuk bekerja lebih baik, menjaga nama baik diri, keluarga, serta institusi Polri yang dicintai bersama.
“Mari kita hindari segala bentuk pelanggaran. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Upacara PTDH ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Jayapura dalam menegakkan aturan serta memastikan profesionalisme anggota tetap terjaga.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mantan Kapolri dan Kapolda Papua ini mengapresiasi kondisi dan pelayanan RSUD Biak. Ia terkesan dengan…
Pembangunan Sekolah Rakyat yang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas ini dianggarakan melalui i APBN dengan…
Benhur Tomi Mano, MM (BTM) menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari berdirinya gedung…
PJ Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep menyatakan untuk jabatan Sekda Papua Pegunungan…
Pantauan di lokasi, sejak pagi ratusan warga mendayung perahu tradisional untuk menjemput speedboat yang ditumpangi…
Gubernur Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi…