“Upacara PTDH ini tentu menjadi hal yang berat bagi kita semua, khususnya bagi institusi Polri. Namun keputusan ini bukan semata-mata bentuk hukuman, melainkan pembelajaran bahwa setiap pelanggaran disiplin maupun kode etik memiliki konsekuensi yang jelas dan tegas,” ungkap Wakapolres.
Ia menegaskan, seluruh personel harus menjadikan momen ini sebagai pengingat untuk bekerja lebih baik, menjaga nama baik diri, keluarga, serta institusi Polri yang dicintai bersama.
“Mari kita hindari segala bentuk pelanggaran. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Upacara PTDH ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Jayapura dalam menegakkan aturan serta memastikan profesionalisme anggota tetap terjaga.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…