

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, bersama sejumlah awak media lokal dalam satu acara di Holtekamp, Sabtu (13/9). (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua menggelar kegiatan Kabid Humas Menyapa di Café Marora, Holtekamp, Sabtu (13/9). Acara ini dihadiri Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, personel Bid Humas Polda Papua, perwakilan media lokal, serta Komunitas Genre Papua.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengajak generasi muda memiliki nilai dan tujuan hidup yang jelas sebagai landasan bertindak. Ia menegaskan bahwa peristiwa rasisme yang terjadi di Jayapura pada 2019 menjadi pelajaran penting bagi masyarakat.
“Peristiwa rasisme 2019 menjadi pengingat agar kita semua terus melakukan introspeksi dan membangun kesadaran diri. Generasi muda memiliki peran besar menjaga diri dan komunitas agar kejadian serupa tidak terulang,” ucap Kombes Cahyo.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih kritis terhadap informasi di media sosial.
“Fenomena saat ini banyak orang menganggap postingan sebagai kebenaran mutlak tanpa verifikasi. Kita perlu bersama-sama memeriksa kebenaran informasi melalui sumber resmi agar tidak terjebak hoaks,” bebernya.
Kombes Cahyo menegaskan bahwa, menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan juga tanggung jawab seluruh warga. Solidaritas dan partisipasi aktif masyarakat dinilai penting untuk menjaga kondusifitas Kota Jayapura.
Page: 1 2
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…