

Kompol Paulus Hilapok (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Menyikapi dinamika keamanan di wilayah Distrik Abepura yang dikenal sebagai pusat pendidikan dan ekonomi di Kota Jayapura, Kapolsek Abepura menegaskan komitmennya untuk tidak memberi ruang bagi para pelaku tindak kriminal. Langkah ini diambil guna merespons keluhan masyarakat terkait beberapa kasus menonjol, seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas/jambret), hingga gangguan keamanan akibat pengaruh minuman keras.
Polsek Abepura terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayahnya. Sebagai langkah konkret, Kapolsek Abepura Kompol Paulus Hilapok, merangkul seluruh elemen penting, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga jajaran Pemerintah di Distrik Abepura.
Langkah persuasif dan kolaboratif ini diambil guna memperkuat sinergitas dan menyamakan persepsi dalam mendeteksi serta mencegah potensi gangguan keamanan di salah satu wilayah terpadat di Kota Jayapura tersebut. Kapolsek menyatakan bahwa menjaga ketenteraman Abepura tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian semata. Diperlukan kerja sama yang solid dan berlapis dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) di tingkat bawah.
“Abepura ini adalah barometer Kota Jayapura dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Oleh karena itu, keterlibatan tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan pemerintah setempat adalah kunci utama. Kita harus bersatu, berkomunikasi, dan cepat tanggap jika ada riak-riak di tengah masyarakat,” ujarnya.
Terkhusus untuk organisasi kepemudaan di wilayah hukumnya itu kapolsek mengarahkan para remaja ke kegiatan positif guna menghindari aksi tawuran atau balapan liar. Serta membangun jalur komunikasi cepat (hotline) antara para tokoh adat/agama dengan kepolisian agar potensi konflik sosial bisa diredam sebelum membesar.
Page: 1 2
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…