Categories: PARIWARA

Panen Perdana, Jagung Keerom untuk Masa Depan Masyarakat

Kemungkinan Panen Berikut Presiden Akan Hadir

KEEROM-Bupati Keerom, Piter Gusbager memimpin proses panen jagung perdana di lahan seluas 25,3 hektar varietas pioner 21 di Kampung Wambes, Distrik Mannem, Jumat (26/5).

Jagung yang dipanen tersebut merupakan jagung ditanam oleh Bupati dan jajaran pada 31 Januari 2023 lalu. Dalam proses panen, turut hadir Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua, Samuel Siriwa, jajaran Forkopimda, perwakilan Kementerian terkait serta puluhan para petani.

Bahkan dalam proses panen, jagung para petani yang telah dipanen langsung ditimbang oleh para pembeli dan langsung dibayar lunas.

“Biasanya saat panen ketiga baru maksimal. Karena lahan ini nantinya akan diolah lagi. Nanti kita input pupuknya dan bahan-bahan lain termasuk pengendalian hama dan juga perhitungan cuaca yang benar,” ungkap Bupati usai memanen jagung.

“Karena dengan pola tanam yang baik pola pemupukan yang baik itu akan menghasilkan bisa sampai 6 ton per hektar. Kemudian dikalikan dengan Rp 5.000 perkilo, jadi jika 25 hektar bisa dapat sekitar Rp 700 juta,” sambung Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menegaskan bahwa kehadiran budidaya jagung akan menjadi masa depan yang cerah bagi masyarakat Keerom dalam jangka panjang.

“Kehadiran jagung ini memberikan perubahan besar untuk ekonomi masyarakat Keerom. Sehingga semua pihak harus mendukung program ini, sebab ini juga merupakan perhatian besar Bapak Presiden untuk menjadikan Keerom sebagai lumbung pangan nasional,” ujar Bupati.

Sementara untuk jagung yang ditanam oleh Presiden Jokowi pada 21 Maret lalu, Bupati menyebutkan bahwa nantinya akan dipanen pada bulan Agustus. Sekaligus menyelesaikan penanaman seluas 500 hektar.

“Setelah kita panen ini, kita akan tanam lagi supaya prediksi total 500 hektar ini semua sudah tertanaman. Dan proses panennya pasti bertahap, karena tanamnya juga bertahap,” ucapnya.

Dia juga menyebutkan, bahwa mereka sudah menyiapkan berbagai pembeli. Sehingga para petani yang nantinya selesai memanen akan langsung dibeli.

“Harapan Bapak Presiden, 500 hektar yang sekarang ini kalau bisa memenuhi kebutuhan jagung di tanah Papua, Papua Papua Barat. Tahun depan kita buka 2500 hektar lagi, itu nanti ada pihak swasta masuk dan itu ekspor. Untuk 500 ini fokus kebutuhan untuk suplai jagung di tanah Papua,” ungkapnya.

Bahkan Bupati juga membeberkan bahwa kemungkinan besar saat panen berikutnya, Presiden Jokowi akan kembali hadir di Negeri Tapal Batas, Kabupaten Keerom. (eri/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KEEROM

Recent Posts

Elay Giban Resmi Jabat Sekda Definitif Papua Pegunungan

Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…

17 minutes ago

Bahasa Inggris Ciri Utama Pembelajaran Termasuk Bercerita dan Interaksi dengan Lingkungan

Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia.  Lebih dari 17…

47 minutes ago

21,400 Kg Ganja Dimusnahkan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG dan Polres Jayawijaya

Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…

1 hour ago

Sering Minum Manis Saat Cuaca Panas? Hati-hati Loh

Kenapa Minuman Manis Kurang Tepat Saat Haus? Saat cuaca panas, tubuh kehilangan banyak cairan melalui…

2 hours ago

Razia di Lapas Kelas IIB Timika,  Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

Puluhan personel gabungan dikerahkan, melibatkan Brimob Batalyon B Polda Papua Tengah, Satuan Sabhara, Satuan Narkoba,…

2 hours ago

Kejagung Sita Aset Febrie Adriansyah Senilai Rp 846 M

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menunjukan sikap…

3 hours ago