Salah satu fokus utama sasana ini adalah merangkul anak-anak jalanan. Mejaga agar mereka bisa terkontrol dan tidak melampiaskan pada hal negatif. “Kami juga merekrut anak-anak jalanan, yang biasanya aktivitas kurang jelas di luar. Daripada mereka menyalurkan energi ke aktivitas yang tidak jelas, kami ajak mereka bergabung,” jelas Aipda Marlon. Ia teringat kisah Mike Tyson, petinju legendaris yang juga berangkat dari jalanan.
“Kita jangan remehkan mereka. Mereka mungkin ingin menyalurkan emosi, tapi dalam hal yang positif. Karena wadah tidak tersedia, mereka sering salah gunakan energi itu ke hal negatif,” imbuhnya.
Sasana ini terbuka untuk siapa saja, termasuk mereka yang putus sekolah, siswa-siswi, hingga masyarakat umum, bahkan kaum perempuan. Agustina Swabra (21), salah satu petinju perempuan muda dari Biak, merasakan langsung dampak positifnya.
“Boxing mengajarkan kita untuk disiplin, juga mental dan fisik kita,” tutur Agustina.
Baginya, tinju juga merupakan bentuk perlindungan diri. “Bagi perempuan, bisa sebagai bentuk perlindungan diri dari orang jahat,” katanya.
Ia mengapresiasi dedikasi Aipda Marlon, “Pelatih kami tidak melihat satu orang saja, tapi melihat kami semua, kami diberikan motivasi dan semangat setiap hari.” jelas Agustina Swabra.
Yang menarik, seluruh sesi latihan di Ambroben Boxing Club adalah gratis.
“Tidak ada pungutan biaya, mereka mungkin hanya siapkan bawa air minum dari rumah, atau ongkos transportasi sendiri,” kata Aipda Marlon.
Baginya, ilmu dan pembinaan yang diberikan adalah kontribusi terbaik kepada masyarakat.
“Kalau dari dan untuk kami, ilmu yang kami berikan itulah kontribusi kami ke masyarakat,” tegasnya.
Bagi mereka yang menunjukkan potensi menonjol, Aipda Marlon bahkan memberikan pembinaan khusus, baik teknik maupun taktik. Ia optimis, suatu saat nanti, bibit-bibit unggul dari Ambroben Boxing Club akan mewakili Biak Numfor di ajang nasional.
Dukungan pun mengalir dari berbagai pihak, mulai dari Bupati, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Kepala Dinas Pendapatan Daerah, hingga Kapolres dan Kapolsek Biak Kota.
Bergerak mandiri secara swadaya dengan tim inti tiga orang dan dibantu enam relawan, mereka rajin…
Budi menerangkan, daging sapi justru terbukti memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibanding kambing. Ia…
Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, KPK sangat berhati-hati dalam mengadopsi aturan baru agar tidak menimbulkan…
“Coba tanya Mensesneg, tapi rasanya beliau kurban sendiri,” lanjutnya. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membagikan sebanyak…
Menyambut musim Ibadah haji atau Hari Raya Iduladha, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyampaikan pesannya,…
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…