

Warga Jayawijaya saat mendapatkan vaksinasi di Klinik Polres Jayawijaya, beberapa waktu lalu. (FOTO: Denny/ Cepos )
WAMENA — Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya menegaskan bahwa pemberian vaksin Booster atau vaksinasi ke III sudah bisa dilakukan khusus bagi Nakes, pejabat publik dan Manula yang sudah divaksin pertama dan kedua.
Kepala Dinas Kesehatan, dr. Willy E Mambieuw,SpB memastikan jika pemberian Booster ini sudah bisa dilakukan. “ Kita prioritaskn dulu bagi Nakes, pejabat publik dan Manula, setelah itu baru masyrkt umum,”ungkapnya Senin, (21/2) kemarin.
Ia menyatakan, maksud dan tujuan pemberian Booster ini untuk tetap menjaga kadar vaksin yang pernah didapatkan sebelumnya agar tetap ada dalam tubuh, sebab kalau sudah lama maka kadarnya itu bisa turun.
“ Ini dilakukan untuk menjaga kadar vaksin tetap ada dalam tubuh dan tidak turun,”bebernya.
Ini merupakan suntikan yang ketiga, di mana untuk yang pertama dan kedua, kalau yang terakhir ini hanya untuk menjaga kadarnya, sehingga yang sudah mendapatkan vaksin pertama dan kedua, bisa langsung ke fasilitas kesehatan.
“Silahkan ke fasilitas kesehatan terdekat, di sana data dari warga itu sudah tercatat, sehingga bisa langsung mendapatkan suntikan Booster,”katanya.
Menurutnya sejak vaksinasi pertama dan kedua sudah ada kartu vaksin yang diberikan sehingga warga yang ingin mendapatkan Boostera bisa ke fasilitas kesehatan dengan menunjukan kartu vaksin yang telah diberikan sebelumnya.(jo/tho)
Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, menegaskan bahwa peristiwa yang menimpa…
Petugas mengamankan sedikitnya 50 paket ganja kering siap edar dengan berat total mencapai 670 gram.…
Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, menjelaskan berdasarkan analisis terhadap data ekspor-impor, pihaknya…
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan tetap fokus menjalankan program pembangunan demi memperkuat perekonomian…
Manajer klub Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan sedikit dipusingkan dengan sanksi tanpa penonton pada putaran pertama…
Menurut Mahfud, banyak pihak terkecoh saat Polri dan Kejaksaan menyampaikan kasus tersebut sudah dilimpahkan. Sebab,…