

Pj Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, ST, MT didampingi Kepala Badan Percepatan Pembangunan Otsus Papua di Papua Selatan Yosep Yolmen, Pj Bupati Mappi Michael R. Gomar, S.STP, M.Si, Sekda Mappi dan Kepala Dinas Pertanian Mappi saat melakukan peninjuan lokasi lahan pertanian di Bade, Distrik Edera, Kabupaten Mappi, Kamis (14/12/2023) lalu. (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE- Pemerintah Provinsi Papua Selatan siap mendukung Kabupaten Mappi sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Papua Selatan dengan membuka lahan pertanian khususnya untuk persawahan dan penanaman pohon sagu.
Pembukaan lahan pertanian ini mulai akan dilakukan Pemprov Papua Selatan, setelah Pj Gubernur Papua Selatan Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST, MT didampingi Kepala Badan Percepatan Pembangunan Otsus Papua di papua Selatan Yosep Yolmen, Pj Bupati Mappi Michael R. Gomar, S.STP, M.Si, Sekda Mappi dan kepala Dinas Pertanian Mappi di Bade, Distrik Edera, Kabupaten Mappi, Kamis (14/12/2023) lalu.
Pj Gubernur Apolo Safanpo bersama rombongan meninjau langsung lokasi untuk pembukaan lahan pertanian yang menurut Kepala Distrik Edera Yulius Yaap di daerah tersebut memiliki potensi pertanian khususnya persawahan sekitar 3.000 hektar. Yang mana dari 3.000 hektar tersebut, baru sekitar20 hektar yang dikelola oleh masyarakat setempat yang merupakan masyarakat asli Papua.
Saat Pj Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo dan rombongan tiba di lokasi tersebut, masyarakat meminta bantuan seperti Jonder atau handraktor sampai pada mesin pemotong padi. Namun dengan melihat kondisi lahan yang ada, Pj Gubernur Apolo Safanpo mengatakan bahwa untuk tahap awal Pemerintah Provinsi Papua Selatan terlebih dahulu akan melakukan pembersihan dengan menggunakan alat berat.
‘’Kalau bapak ibu yang akan membuka lahan secara manual tentu bapak ibu tidak sanggup sehingga pemerintah yang akan membersihkan lahan ini terlebih dahulu sekaligus cetak lahan, sehingga nanti bapak ibu sudah mudah untuk menggarapnya,’’ kata Apolo Safanpo.
Selain melakukan persersihan lahan serta cetak sawah, pemerintah juga memberikan bantuan benih pupuk serta mendampingi para petani OAP tersebut cara mengolah lahan, menanam padi, memelihara sampai pada pasca panen.
‘’Kita tentu harus mendatangkan para petani yang sudah berpengalaman untuk mendampingi bapak ibu mulai dari cara mengolah lahan, menanam, memelihara sampai panen nanti. Harus ada pendampingan kepada bapak ibu semua,’’ katanya.
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…