Mantan Rektor Uncen Jayapura tersebut menjelaskan, seiring hadirnya Provinsi Papua Selatan, maka sudah barang tentu akan banyak orang yang datang di Papua Selatan sehingga akan terjadi pengembangan wilayah, pembangunan sarana prasarana. Sementara tanah tidak bertambah.
‘’Kita tahu bahwa masyarakat kita di Papua Selatan ini hidup sebagai peramu, mengumpulkan makanan dari alam. Kita tidak menanam. Tapi kedepan, arus globalisasi tidak bisa lagi kita bendung. Arus pergerakan barang dan orang tidak bisa dibendung lagi. Karena itu, masyarakat kita harus kita siapkan untuk menghadapi perkembangan global kedepan. Sehingga lahan yang ada tersebut sudah harus dijaga dan dikelola untuk kelestarian dan kehidupan generasi masa datang. Karena kita tidak bisa terus mengandalkan dari alam seperti yang kita lakukan selama ini,’’ tandas Apolo Safanpo.
Karena itu, jelas Apolo Safanpo sumber daya manusia yang ada harus mulai dipersiapkan, salah satunya di bidang pertanian tersebut terutama orang asli Papua sebagai pemilik hak ulayat.
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…