Categories: PARIWARA

Baru 100 Lebih Nakes Terima Booster Kedua 

MERAUKE– Kendati vaksinasi keempat atau booster kedua telah diberlakukan pemerintah, namun di Merauke, jumlah yang bersedia untuk mengikuti booster kedua tersebut masih sangat sedikit yakni baru sekitar 100 orang lebih dari sekitar 1.800 tenaga kesehatan (Nakes) di Merauke.

‘’Untuk  booster kedua ini masih dikhususkan untuk Nakes. Untuk masyarakat umum belum,’’ kata  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita, ketika ditemui media ini Kamis (15/9) lalu.

  Kendati booster keempat ini wajib bagi setiap Nakes untuk memperkuat imun tubuh terhadap Covid-19, namun lanjut Nevile R Muskita, kembali kepada Nakes. Sebab, pihaknya tidak bisa memaksakan.  ‘’Kembali kepada masing-masing Nakes. Kapan dia bisa mau menerima booster kedua tersebut,’’ jelasnya.

Di Kabupaten Merauke, pencapaian vaksinasi untuk dosis pertama dan dosis kedua hampir mencapai 100 persen dari yang ditargetkan sebelumnya. Untuk dosis pertama, ungkap Nevil sudah mencapai 99,2 persen, sementara dosis kedua sebanyak 97,9 persen. Sedangkan untuk dosis ketiga atau booster pertama barumencapai 18,7 persen.

‘’Untuk booster kedua ini memang baru mencapai 18,7 persen. Sebagian besar mereka yang melakukan vaksinasi dosis ketiga ini karena mau melakukan perjalanan keluar. Karena ketentuanya, bagi mereka yang sudah booster pertama, tidak perlu melakukan swab antigen lagi. Tapi, yang terpenting sebenarnya itu adalah untuk meningkatkan imun tubuh kita terhadap Covid-19. Kalau kita menyadari, seharusnya tanpa rencana melakukan perjalanan, maka tetap terima dosis ketiga untuk memperkuat imun tubuh kita,’’ terangnya.

Disinggung soal ketersediaan vaksin Covid, Nevil  menjelaskan bahwa saat ini cukup tersedia. Namun diakuinya bahwa permintaan vaksin ke provinsi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan. Sebab, vaksin ini mempunyai masa kadeluwarsa.

‘’Kita minta ke sana sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai kita minta banyak, tidak terpakai akhirnya dibuang karena sudah kadeluwarsa. Itu kita tidak mau,’’pungkasnya. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: PANDEMI

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

10 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

18 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

19 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

20 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

21 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

1 day ago