

Direktur RSUD Merauke dr. Yenny Mahuze
MERAUKE- Kamis, (20/1), RSUD Merauke mulai lakukan vaksinasi booster. Direktur RSUD Merauke, dr. Yenny Mahuze didampingi Ketua Tim Vaksinasi RSID Merauke dr. Paul Kalalo mengungkapkan, sebenarnya vaksin ini sudah dapat dilakukan beberapa hari lalu, hanya saja stok vaksin di Dinas Kesehatan yang terbatas sehingga vaksinasi baru akan dimulai Kamis besok. ‘’Kita menggunakan vaksin merek Sinovac. Ada juga jenis Moderna,’’katanya.
Hanya saja, lanjut dia, untuk vaksin jenis Moderna, jumlahnya yang terbatas dan memang memiliki efek setelah suntikan sehingga kemungkinan banyak yang akan menggunakan Sinovac. Paul Kalalo menambahkan, orang yang akan divaksin booster tersebut apabila data yang dimasukan ke dalam sistem namanya muncul. Sebab, apabila datanya dimasukan tapi nama tidak muncul maka tidak bisa divaksin. ‘’Karena dia tidak akan tercatat dalam sistem Peduli Lindungi,’’ terangnya.
Paul Kalalo menjelaskan, untuk mendapatkan suntikan booster ini, yang bersangkutan sudah mendapatkan suntikan booster minimal 6 bulan. Sehingga ketika nomor induk kependudukan dimasukkan dan namanya tidak ada, berarti orang tersebut belum bisa divaksin booster. ‘’Tapi yang jelas sesuai dengan instruksi bahwa untuk suntikan booster ini diprioritaskan bagi Lansia dan kelompok rentan kena Covid-19,’’ tambahnya. (ulo/tho)
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…