Tenaga Ahli Percepatan Penurunan Stunting Wilayah Timur Indonesia, Besse Kuti, yang hadir sebagai narasumber, menjelaskan bahwa analisis konvergensi merupakan bagian penting dari strategi percepatan penurunan angka stunting di wilayah tersebut.
“Setiap distrik nantinya akan didukung dalam melakukan analisis data sasaran, termasuk jumlah penduduk dan data kelahiran. Sementara data terkait jumlah sekolah akan dibantu oleh Dinas Pendidikan,” jelas Besse Kuti.
Menurut Besse, kegiatan ini menjadi wadah awal bagi OPD terkait untuk menjadi role model dalam melakukan analisis situasi dan menyusun intervensi yang tepat terhadap berbagai kasus stunting di Tolikara.
Setelah kegiatan ini selesai, kita akan melanjutkan dengan analisis data kasus stunting secara langsung di Tolikara. Dari situ, kita bisa memperoleh gambaran yang akurat terkait angka stunting dan langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menurunkannya,” tambahnya.
Dengan pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan pemangku kepentingan lainnya dapat terjalin dengan baik, sehingga program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tolikara dapat berjalan optimal pada tahun 2025.(rel/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…
Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…