Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa pembangunan fisik yang pesat harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. “Gedung yang tinggi dan mewah tidak akan berarti jika anak-anak kita masih mengalami kekurangan gizi. Karena itu, pembangunan manusia menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Sebagai narasumber, Dirkson Auparay, S.IP, memaparkan data dan situasi stunting di Kabupaten Tolikara tahun 2024, serta strategi program unggulan yang tengah dijalankan untuk menurunkan angka stunting. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi seimbang dan menjalani pola hidup bersih.
Selain membahas isu stunting, para peserta juga diingatkan pentingnya pelestarian bahasa ibu atau bahasa daerah, yang kini mulai terancam punah. Menurut peserta, pelestarian bahasa lokal merupakan bagian penting dari pembangunan karakter anak dan penguatan identitas budaya Papua.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Tolikara berharap dapat memperkuat komitmen bersama dalam mempercepat penurunan angka stunting dan mewujudkan generasi Tolikara yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (diskomdigi)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa, mengatakan ASN tidak boleh hanya hadir…
“Energi bukan sekadar soal pembangkit, jaringan dan investasi. Energi adalah kebutuhan dasar untuk menerangi…
Menurut Rustan, kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela saat ini mulai menunjukkan perkembangan…