

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Unobersama PJ Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Velix Vernando Wanggai, saat di dijemput PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayorbersama masyarakat yang berpakaian adat di lapangan Wosiala Distrik Wosilimo Kabupaten Jayawijaya jumat (9/8). (FOTO: Denny/ Cepos)
WAMENA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dr. H.Sandiaga Salahuddin Uno menutup perhelatan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) Ke 32 Tahun 2024 yang telah berjalan selama tiga hari.
Kata Sandiaga usai terpilihnya FBLB sebagai 10 Top Kharisma Event Nasional (KEN) diharapkan akan memberi banyak manfaat bagi masyarakat dalam pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi. Pasalnya banyak wisatawan yang datang sehingga kemenkeraf juga akan mendukung event ini kedepannya
“Pelaksanaan FBLB merupakan penguatan sektor ekonomi kreatif dan kami menawarkan beberapa program seperti penguatan ekosistem penguatan ekonomi kreatif melalui beberapa program dan juga kalau saya lihat tadi ini bisa dijadikan ekosistem kota ekonomi Kreatif kelas dunia,”ungkapnya saat ditemui di lapangan Kampung Wosiala Distrik Wosilimo Kabupaten Jayawijaya jumat (9/8).
Menurutnya, dari penampilan yang diperlihatkan seperti pertunjukan perang -perangan, tarian lokal, berjalan diatas batu panas dari Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua, makanan khas bakar batu semua sangat luar biasa. Dan dengan adanya even ini akan menarik banyak wisatawan sehingga harus menambah jumlah penerbangan.
“Jadi tadi kami sudah melakukan koordinasi dengan PJ Gubernur sehingga untuk Provinsi Papua Pegunugan harus perbanyak penerbangan karena minat orang ini banyak baik dari wisatawan asing maupun wisatawan nasional juga sangat luar biasa,” jelas Sandi Uno.
Menteri Sandiaga juga menyadari harga tiket untuk sampai ke Papua Pegunungan ini masih sangat tinggi sehingga harus ada pengurangan 10 persen dari bea dan pajak 30 persen dari penyesuaian nasional.
Ini yang akan dicoba sebelum akhir dari pemerintahan pak Jokowi dan masyarakat bisa merasakan harga tiket yang lebih terjangkau. “Untuk bentuk perhatian pemerintah pusat dalam mengembangkan sektor wisata perlu di ketahui oleh PJ Gubernur Papua Pegunungan dan PJ Bupati Jayawijaya kita punya dana alokasi khusus silahkan untuk diusulkan karena ini merupakan wisata alam dan budaya yang sangat luar biasa,”bebernya.
Sandi juga memastikan jika ada tiga festival yang didukung oleh Kemenkeraf yakni Noken Street Fashion, FBLB dan Festival 12 Suku di Yahukimo (Festival Yali) sehingga apabila pemprov Papua Pegunungan atau Kabupaten Jayawijaya dan Yahukimo membutuhkan dukungan yang lebih maka pihaknya siap membantu.
“Jadi untuk Papua Pegunungan yang kita dukung ini ada 3 festival pertama Noken Street Fashion, Festival Budaya Lembah Baliem dan Festival 12 Suku di Yahukimo oleh karena itu kami siap memberikan dukungan apabila diperlukan Pemprov dan Pemkab,” bebernya.
Page: 1 2
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…